Hati-Hati, Campak Juga Bisa Sebabkan Pneumonia Loh

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 13 Maret 2020 20:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 13 481 2183054 hati-hati-campak-juga-bisa-sebabkan-pneumonia-loh-WZiFAkMpc0.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BELAJAR dari kasus virus Korona COVID-19 yang telah menyebar ke berbagai negara di belahan dunia, flu memang tidak bisa dianggap remeh. Selain mewaspadai gejala-gejala flu, yang juga penting adalah menjaga kebersihan, apalgi ketika kita sedang sakit.

Nah, salah satu yang punya gejala mirip flu adalah Pneumonia. Infeksi virus pada sistem pernapasan yang hampir sama dengan flu, yang diawali dengan selesma. Ada yang bisa disembuhkan, namun ada juga yang meradang sampai ke arteri paru.

Dokter Darmawan Budi Setyanto, Sp.A(K) menjelaskan, tak hanya selesma, penyakit lainnya yang dianggap sepele seperti campak juga bisa dengan mudah mengalami infeksi pneumonia. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan bisa aktif untuk mendeteksi dini terhadap penyakit mematikan ini.

“Campak bisa menyebabkan pneumonia. Atau orang yang mengalami campak akan sangat mudah mengalami infeksi pneumonia,” kata dia.

"Bahkan pasien HIV juga banyak yang meninggal karena pneumonia," tambahnya.

ISPA adalah infeksi saluran pernapasan yang mencakup pneumonia. Jadi secara tidak langsung pneumonia adalah bagian dari ISPA.

Pasalnya, bila radang mencapai paru, maka tubuh akan kekurangan oksigen. Akibatnya, tubuh bernapas dengan lebih cepat dan akan meningkatkan kedalaman napas untuk bisa menghirup oksigen.

Menurut data yang diperoleh pada 2015, sebanyak 5,9 juta balita meninggal dan 15% (935.000), di antaranya karena pneumonia. Sebanyak 99% kematian pneumonia pada anak terjadi di negara berkembang.

Pneumonia di negara maju disebabkan oleh virus, sementara di negara berkembang disebabkan oleh bakteri. Menurut penelitian, pembunuh balita nomor satu di dunia adalah pneumonia, disusul dengan diare.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini