Penelitian Terbaru Sebut Virus Korona Bisa Hidup 9 Hari di Handphone

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 13 Maret 2020 19:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 13 612 2183001 penelitian-terbaru-sebut-virus-korona-bisa-hidup-9-hari-di-handphone-4z9b8iZhKQ.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

VIRUS korona COVID-19 memang hanya dapat menular melalui droplet atau cairan. Meski demikian, virus Korona juga dapat hidup di permukaan mati seperti logam, kaca, atau plastik, dan tetap menular.

Para peneliti Jerman menyebut virus korona bisa berthan dari dari 2 jam hingga 9 hari. Seperti menshealth, salah satu benda yang terbuat dari logam, kaca, dan plastik yang sering kita gunakan adalah handphone.

Para peneliti dari Jerman, dalam Journal of Hospital Infection, menyebut dari 22 data studi tentang virus korona seperti koronavirus Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS), koronavirus Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS), dan coronavirus endemik manusia (HCoV)

"Walaupun persebaran virus korona pada permukaan tidak diketahui selama wabah, tapi tampaknya masuk akal mengurangi persebaran dengan melakukan desinfeksi pada benda yang sering disentuh langsung oleh pasien," tulis laporan tersebut.

disinfeksi adalah dengan cairan yang mengandung 0,1% natrium hipoklorit atau 62%-71% etanol.

Studi selanjutnya melaporkan bahwa strategi yang baik untuk disinfeksi adalah dengan cairan yang mengandung 0,1% natrium hipoklorit atau 62%-71% etanol.

"Cairan itu secara signifikan mengurangi infektivitas virus korona pada permukaan dalam waktu paparan 1 menit. Kami mengharapkan efek yang sama terhadap SARS-CoV-2. (SARS-CoV-2 adalah virus yang menyebabkan COVID-19, menurut CDC)," tulis laporan tersebut.

Dengan kata lain, akan lebih baik jika sering mencuci tangan sesering mungkin, dan mungkin penting untuk mendisinfeksi permukaan logam, kaca, dan plastik secara rutin.

Charles Gerba, Ph.D., profesor mikrobiologi dan imunologi di The University of Arizona, menyebut salah satu benda yang wajib didisinfektan adalah telepon.

"Apa yang kami temukan dalam mempelajari pergerakan virus pada permukaan di gedung-gedung perkantoran adalah bahwa Anda menyentuh permukaan dengan virus di atasnya (seperti pegangan pintu), dan kemudian Anda meletakkannya di ponsel Anda," kata dia.

"Anda kemudian pulang atau ke lokasi lain, dan menyentuh teleponmu lagi, dan katakanlah menyentuh meja memindahkannya ke lokasi lain. Itu cara yang sangat bagus untuk menyebarkan virus di sekitar kantor," tuturnya.

"Jadi Anda tidak perlu bersin dekat ponsel untuk mengirim organisme penyebab penyakit," tutur dia.

Günter Kampf, M.D., seorang profesor terkait kebersihan dan kedokteran lingkungan di University of Greifswald, mengatakan tidak semua disinfektan kompatibel dengan bahan permukaan smartphone.

Gerba merekomendasikan menggunakan tissue dengan alkohol atau kain mikrofiber. "Saya akan melakukannya setiap kali harus ke tempat umum," tukasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini