Kisah Yeyen yang Lebih Suka Berjualan daripada Jadi Perempuan Karier

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 14 Maret 2020 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 14 196 2183292 kisah-yeyen-yang-lebih-suka-berjualan-daripada-jadi-perempuan-karier-0gwtziIkD2.jpg Ilustrasi berjualan (Foto: Shutterstock)

Setiap orang ditakdirkan dengan cara yang berbeda-beda dalam hidupnya. Seperti kisah Yeyen yang mampu meraih kesuksesan dengan cara berjualan. Terbukti dengan kemampuan alami yang dimilikinya itu, ia bisa mencukupi kebutuhan sehari-harinya.

Sebagai seorang yang berketurunan Tionghoa, banyak dari keluarga Yeyen yang mengadu nasib dengan berjualan. Kemampuan bernegosiasi dan mendapatkan barang murah telah diperolehnya sejak kecil. Bahkan hingga saat ini, orangtuanya juga masih memiliki toko di kampung halamannya.

mencari uang

Kehidupan Yeyen kurang lebih sama seperti anak lain pada umumnya. Tapi sejak kecil bakat berjualan Yeyen sudah terlihat. Semua barang yang dapat menghasilkan uang, ia jual kepada teman-teman sekolahnya, seperti pensil, kertas memo dan masih banyak lainnya.

Kebiasaan tersebut pun tertanam terus hingga jenjang SMP, SMU bahkan hingga kuliah. Setiap celah yang bisa dimasukinya untuk mendapat keuntungan, pasti akan dilakukannya. Ya, bisa dibilang Yeyen adalah orang yang kreatif dan pandai menyimpan uang.

Hingga akhirnya Yeyen lulus kuliah. Seperti biasa, sang orangtua memaksanya untuk bekerja di perusahaan. Hal tersebut dilakukan dengan dalih mencari pengalaman. Yeyen pun menuruti nasihat orangtuanya dan bekerja di salah satu perusahaan swasta.

Namun baru setahun bekerja, Yeyen tampak seperti ogah-ogahan untuk melanjutkannya. Ia seakan tidak sreg dengan bekerja di perusahaan karena passion dalam dirinya adalah berdagang. Ia pun sempat berhenti dari pekerjaannya dan mulai berkreativitas menjual beraneka macam barang.

Tapi lagi-lagi sang orangtua meminta Yeyen untuk kembali bekerja di perusahaan. Sang orangtua berharap anaknya bisa mencapai kesuksesan dengan menjadi wanita karier memanfaatkan ijazah S1 yang dimilikinya. Karena tak bisa membantah, Yeyen pun akhirnya menuruti keingingan orangtuanya.

Yeyen mengaku lebih senang berjualan ketimbang harus bekerja kantoran. Pasalnya berjualan itu lebih menyenangkan dan tidak monoton seperti pekerjaan kantoran. Berburu barang murah dan menjualnya dengan harga yang lebih tinggi menjadi kepuasan tersendiri bagi dirinya.

Terlebih ia melihat background kakek dan neneknya yang hidup dengan cara berjualan. Ditambah dengan kehidupan orangtuanya yang bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari sekaligus menguliahkan dua anaknya di perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Saat ini Yeyen masih berstatus sebagai seorang karyawan swasta di Jakarta. Tapi ia terus menyalurkan hobinya dengan berjualan beraneka barang di kantornya. Mulai dari gadget, makanan hingga perlengkapan kecantikan ia jual sembari bekerja.

Yeyen berharap suatu hari orangtuanya bisa tersadar, dan mendukung keingigannya untuk berdagang ketimbang menjadi seorang karyawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini