nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korona COVID-19 Mewabah, Museum Sangiran Tutup hingga Akhir Maret

Minggu 15 Maret 2020 14:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 15 406 2183622 korona-covid-19-mewabah-museum-sangiran-tutup-hingga-akhir-maret-TMBb6FQ6SN.jpg Wisata sangiran. (Foto: Solopos)

SEBAGAI bentuk kewaspadaan terhadap virus korona/Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), objek wisata musuem di Indonesia tutup sementara. Termasuk objek wisata Museum Sangiran di Sragen Jawa Tengah.

Sejumlah klaster objek wisata Museum Sangiran ditutup sementara hingga akhir Maret, sejak Minggu (15/3/2020). Namun untuk objek wisata lainnya, seperti Pemandian Air Panas Bayanan, Gunung Kemukus, dan Kolam Renang Kartika milik Pemkab Sragen tetap buka.

sangiran

Kepala Subbagian Tata Usaha Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran, Ratna Sri Panglipur, mengatakan, kebijakan tersebut didasarkan pada arahan dari Direktorat Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yang ditujukan kepada pengelola museum-museum. Selain itu, Ratna menyebut ada Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah untuk menutup objek wisata untuk antisipasi penyebaran COVID-19.

“Selain itu, kami juga memiliki pertimbangan-pertimbangan lain, seperti secara geografis Sangiran dekat dengan Solo yang sudah ada kasus positif Covid-19. Kemudian Sangiran juga menjadi area publik yang banyak menerima kunjungan orang,” ujarnya dilansir Okezone dari Solopos.

Namun tak semua klaster objek wisata di sana ditutup untuk wisatawan. Sementara ini, hanya klaster wilayah Sragen yang tutup selama setengah bulan.

Sedangkan, untuk klaster Dayu di wilayah Kabupaten Karanganyar masih dikoordinasikan dengan Pemkab Karanganyar. Klaster yang ditutup itu terdiri atas Klaster Krikilan, Bukuran, Ngebung, dan Manyarejo.

Objek Wisata Sangiran menjadi tujuan wisata para wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Ratna menambahkan, untuk pegawai BPSMP Sangiran tetap masuk seperti biasa.

Aktivitas rutin pun masih dilaksanakan pegawai BPSMP Sangiran. Seperti konservasi, pennyelamatan temuan, layanan edukasi yang official, kebersihan, dan lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sragen, I Yusep Wahyudi, membenarkan, dari sekian banyak objek wisata yang dikelola Pemkab Sragen, hanya objek wisata Museum Sangiran yang ditutup sementara.

Selain itu, car free day juga dihentikan sementara untuk Minggu (15/3). Dia mengatakan untuk objek wisata lainnya, seperti Bayanan, Gunung Kemukus Sumberlawang, dan Kolam Renang Kartika masih buka seperti biasa.

“Sangiran itu pengunjungnya paling banyak. Pengunjungnya banyak dari anak sekolah dan daerah-daerah dari luar daerah dan dari wilayah Sragen. Kalau objek wisata lainnya pengunjungnya sudah menurun dan hanya berasal dari warga lokal Sragen,” kata Wahyudi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini