nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah COVID-19, Komunitas Sepeda Bogas Community Gowes Bersama Kampanye Lawan Virus Corona

Senin 16 Maret 2020 09:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 16 406 2183871 cegah-covid-19-komunitas-sepeda-bogas-community-gowes-bersama-kampanye-lawan-virus-corona-g5DoAHgDuR.jpg Komunitas sepeda kampanye lawan virus corona (Foto : iNews.id)

Menjaga kesehatan sangat penting di tengah wabah virus corona atau COVID-19. Salah satunya dengan menerapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga.

Seperti dilakukan komunitas sepeda Brompton Owner Gading dan Sekitarnya atau Bogas Community yang menggelar acara gowes bersama sejumlah komunitas sepeda lain di DKI Jakarta, Sabtu 14 Maret 2020. Kegiatan ini mengusung tema, Gowes Merona.

Dikutip dari iNews.id, Ketua Bogas Community Chriswanto mengatakan, tema Merona dalam acara ini merupakan akronim dari kata Melawan Korona. Acara yang digagas oleh komunitas merupakan hal spontan menyusul merebaknya virus korona (Covid-19) di Indonesia.

"Event Gowes Merona ini bersifat spontan, persiapannya juga hanya 6 hari. Baru hari Minggu lalu, di Ancol dilempar agendanya, sekarang syukurnya terlaksana," ujar Chriswanto di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (14/3/2020).

Gowes Merona

Dia menuturkan, awalnya cuma menargetkan 60-70 peserta saja, namun dalam pelaksanaannya ternyata peserta yang hadir dalam acara gowes tersebut mencapai ratusan orang.

"Hari ini ada 110 orang walaupun dadakan tetapi enggak mengurangi tujuan awal kita," ucapnya.

Melalui gowes bersama, kata dia selain badan akan bertambah sehat, virus akan susah menghidapi tubuh. "Hormon endorvin pun akan keluar. Dan ini hal yang luar biasa. Ini yang akan kita lakukan sesering mungkin sesama penggowes," katanya.

Gowes Merona

Sedikitnya ada 7 komunitas sepeda yang ikut meramaikan acara. Anak Brompton Seputaran Kramat Jati, Komunitas Sepeda Lipat, Senayan Cyclist, Gowes Seli Priok (Gosip), Brompton of Alam Sutera dan Eat, Bike, Fold Bromptvarious.

Dalam acara ini juga dilakukan penyuluhan dari Dokter Merissa Devlayzar terkait virus corona. Dokter Merissa merupakan salah satu dokter yang bertugas di Jakarta Life Science Aestetic (JLA).

Dalam paparannya, Merissa menjelaskan tentang virus corona dapat hinggap di benda-benda yang berbahan dasar besi atau metal. Menurutnya, virus korona dapat bertahan di benda metal selama 12 jam.

"Setelah memegang benda tersebut disarankan cuci tangan menggunakan sabun yang dibarengi air mengalir. Apabila tidak ada air mengalir ataupun sabun, dapat diganti dengan handsanitazer," ucapnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini