nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbas Corona, Taman Nasional Gunung Merbabu Ditutup Sementara

Senin 16 Maret 2020 20:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 16 406 2184302 imbas-corona-taman-nasional-gunung-merbabu-ditutup-sementara-9TL3qSUzqQ.jpeg Gunung Merbabu (Solopos)

Pengelola Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) memutuskan untuk menutup jalur pendakian serta tempat-tempat wisata yang berada di wilayahnya selama 14 hari mulai Minggu 15 Maret, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

"Bukan cuma jalur pendakian tapi seluruh tempat wisata alam dan jalur Taman Nasional Gunung Merbabu juga ditutup sampai dengan 14 hari ke depan," ujar Kepala BTNGMb, Junita Parjanti, dikutip dari Solopos.com, Senin (16/3/2020).

Pihak BTNGMb mengeluarkan surat pengumuman Nomor: PG. 05 /T.35/TU/EVLAP/03/2020 tentang antisipasi dan kesiapsiagaan pencegahan penyebaran corona virus disease (Covid-19). Dalam surat tertanggal 15 Maret 2020 disebutkan penutupan pendakian Gunung Merbabu selama 14 hari ke depan dilakukan akibat persebaran virus Corona.

Selain itu pihak pengelola juga memperhatikan protokol peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penyebaran virus corona serta surat edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor:440/0005942 tanggal 14 Maret 2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi corona virus disease di Jawa Tengah.

"Proses ini sudah kami komunikasikan dan koordinasikan dengan forkompimcam [forum komunikasi pimpinan kecamatan] Selo, Pakis, Getasan, Sawangan," ujar Junita Parjanti.

Menurut Junita Parjanti, pemerintah daerah yang akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sebab kejadian merebaknya virus Corona sudah merupakan permasalahan nasional. Masyarakat diimbau menaati pengumuman ini dan menunda dulu bagi yang ingin naik ke Gunung Merbabu. "Dimohon para pihak untuk bekerjasama dan kami siap untuk berkoordinasi," katanya.

BTNGMb masih akan melakukan evaluasi untuk mengambil kebijakan lebih lanjut dengan memperhatikan perkembangan persebaran virus Corona sebelum membuka kembali jalur pendakian Gunung Merbabu.

Hingga Senin 16 Maret, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona (COVID-19) di Jawa Tengah berjumlah 57 orang. Dari jumlah itu, 15 orang menjalani perawatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo menyatakan empat orang yang positif terpapar virus Corona dua di antaranya terdapat di Surakarta, yakni satu pasien telah meninggal dunia dan seorang lagi masih dirawat di RS Moewardi. Sementara dua pasien lainnya terdapat di RSUP dr Kariadi Semarang dan RS Tidar Magelang. Kondisi tiga pasien positif corona tersebut dilaporkan membaik dan masih menjalani perawatan intensif.

Di tingkat nasional, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan, jumlah pasien positif virus Corona hingga Senin 16 Maret berjumlah 134 orang. Lima orang dinyatakan meninggal dunia dan delapan orang sembuh.

Data dari Kemenkes RI, sejak 30 Desember 2019 sampai 16 Maret 2020 pukul 08.00 WIB, terdapat 1.138 orang yang diperiksa dari 28 Provinsi dengan hasil pemeriksaan yaitu 1.011 orang negatif (188 orang ABK kru kapal World Dream dan 68 orang ABK Diamond Princess), 117 kasus konfirmasi positif COVID-19 dan 10 sampel masih dalam pemeriksaan. 

Wilayah Terjangkit Corona

Wilayah terjangkit adalah wilayah di Indonesia yang melaporkan kasus positif virus Corona (COVID-19). Yaitu, DKI Jakarta, Jawa Barat (Kabupaten Bekasi, Depok, Cirebon, Purwakarta, Bandung), Banten (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan), Jawa Tengah (Solo), Kalimantan Barat (Pontianak), Sulawesi Utara (Manado), Bali dan Yogyakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini