Wabah Virus Korona COVID-19, Ratu Elizabeth pun Mengasingkan Diri

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 16 Maret 2020 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 16 481 2183966 wabah-virus-korona-covid-19-ratu-elizabeth-pun-mengasingkan-diri-8ZVMkgQOns.jpg Ratu Elizabeth II. (Foto: Reuters)

KEKHAWATIRAN akan penyebaran virus korona/Coronavirus Disease 2019 COVID-19 juga menyelimuti pemimpin tertinggi kerajaan Inggris, Ratu Elizabeth II. Bahkan Ratu Elizabeth II akan meninggalkan Istana Buckingham untuk karantina.

Sebagaimana dilaporkan Foxnews, Senin (16/3/2020), rencananya nenek dari Pangeran Harry dan Pangeran William ini akan meninggalkan Istana Buckingham, setelah pertemuan diskusi Cobra Crisis Talk.

ratu

Rencananya, jika outbreak virus korona/COVID-19 di Inggris semakin parah, maka Ratu dan Pangeran Philip akan di karantina Sandringham. Meskipun sejauh ini kondisi kesehatan Ratu Elizabeth II disebutkan baik-baik saja, namun keputusan untuk melakukan karantina Ratu Elizabeth II dianggap jadi keputusan terbaik.

Mengingat Istana Buckingham, adalah tempat yang dikunjungi begitu banyak orang dari berbagai penjuru dunia, termasuk para politisi dunia.

“Ratu kondisinya sehat, tapi sekiranya lebih baik memindahkan Ratu untuk dikarantina. Banyak pegawai staf Ratu Elizabeth II, yang merasa panik dengan virus korona/COVID-19 ini,” ujar salah seorang sumber kerajaan.

Ratu Elizabeth II belum lama ini pun masih bertemu dengan banyak orang. Di tengah usianya yang mau 94 tahun sebentar lagi, diyakini karantina ini jadi cara terbaik agar menjauhkan Ratu Elizabeth II dari kemungkinan terburuk.

Sehubungan dengan rencana karantina Ratu Elizabeth II, pesta kebun yang digelar kerajaan untuk 30.000 undangan pada Mei dan Juni 2020 mendatang diketahui akan dibatalkan atau ditunda. Ratu Elizabeth II juga kemungkinan akan melewatkan gelaran acara Epsom Derby, pada 6 Juni 2020 mendatang.

“Gelaran acara selanjutnya akan diulas terlebih dahulu, mengikuti saran-saran proper yang dianjurkan,” ujar juru bicara Istana.

Sementara itu, wabah virus korona/COVID-19 sendiri di Inggris, tercatat telah menelan korban jiwa sebanyak 21 orang. Serta terdapat 1140 kasus positif di sana.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini