Dengarkan Tips Sehat Pasien Sembuh dari Virus Corona COVID-19

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 16 Maret 2020 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 16 481 2184243 dengarkan-tips-sehat-pasien-sembuh-dari-virus-corona-covid-19-DZpwIof2j7.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PASIEN 03 yang terjangkit virus corona atau Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dinyatakan sembuh. Mantan pasien COVID-19 yang dirawat di RSPI Sulianti Saroso itu berbagai tips jika ingin sembuh atau melawan COVID-19.

Ketika dihadirkan dalam press conference di RSPI Sulianti Saroso, pasien 03 tampil menggunakan baju Nasional. Dia tampil rapi mengenakan kebaya modern warna hijau dan dandan minimalis.

Pada kesempatan itu, pasien 03 mengatakan bahwa masyarakat tak perlu panik akan penyebaran virus corona saat ini. Mengingat juga COVID-19 tergolong self limiting disease.

pasie

"Pesannya untuk masyarakat Indonesia agar enggak panik. Karena virus ini seperti disampaikan Pak Yuri (Jubir COVID-19), virus ini self limiting disease, jadi kita punya kekuatan dalam diri kita untuk menyembuhkan," ucapnya.

Selama proses penyembuhan, pasien 03 harus melakukan kebiasaan sehat. Antara lain banyak minum air putih, perbanyak asupan gizi, makan sayuran dan buah, serta minum vitamin jika dibutuhkan.

Selain menjaga imunitas, menjaga kebersihan diri, seperti rajin cuci tangan pakai sabun juga sangat diperlukan. "Jaga imun sistem dan laksanakan personal hygiene yg ketat, rajin cuci tangan," tambahnya.

Kemudian, untuk saat ini hindari pusat keramaian. Karenanya pemerintah pun meminta masyarakat untuk melakukan social distance atau jaga jarak.

"Kalau kita diminta social distance dan pembatasan sementara,lakukan sebaik mungkin" tuturnya.

Satu lagi, pesan dari pasien 03, ketika mengalami gejala COVID-19 seperti batuk, flu, pilek, demam, sakit tenggorokan, kemudian pernah kontak dengan pasien positif COVID-19 sebaiknya mengisolasi diri. Sebabnya, tanpa disadari hal itu dapat menularkan penyakit ke orang lain tanpa disadari

"Satu lagi kasus saya yang dinyatakan positif dan tidak punya tanda gejala apapun, itu lbh bahaya. Karena tanpa tahu kita bisa menularkan ke orang-orang yang imunnya lemah," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini