nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbas Virus Corona, 14.744 Pemesanan Kamar Hotel di Yogya Dibatalkan

krjogja.com, Jurnalis · Rabu 18 Maret 2020 13:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 18 406 2185189 imbas-virus-corona-14-744-pemesanan-kamar-hotel-di-yogya-dibatalkan-mmBMPKEFXO.JPG

Imbas wabah virus corona (COVID-19) sangat memukul sektor pariwisata. Terjadi penurunan drastis tingkat hunian kamar hotel maupun restoran. Di Yogyakarta saja, tercatat lebih dari 14.744 pembatalan kamar hotel selama periode Februari-Maret 2020, serta pembatalan pemesanan secara group restoran hingga ribuan orang.

“Jika dikalkulasi ada loss sekitar Rp33,6 Miliar. Okupansi hotel DIY Februari-Maret per 14 Maret sejak diumumkan ada penderita Corona di DIY turun mencapai 17,8 persen dan dalam 3 hari setelahnya, turun lagi menjadi 18,17 persen. Pelaku industri pariwisata khususnya perhotelan akan melakukan langkah bersama,” keluh Ketua Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) DIY Deddy Pranowo Eryono.

Langkah bersama yang dimaksud Dedy adalah aksi konkret melaksanakan SOP pencegahan penyebaran virus corona secara konsisten dari hulu hingga hilir.

“Saat tamu memasuki tempat publik, bandara, stasiun, terminal, tempat wisata, hotel, restoran dilaksanakan pencegahan COVID-19 seperti cuci tangan, penyemprotan disinfektan,” ulasnya.

Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Herryadi Baiin berharap dalam kondisi yang berat untuk operasional hotel dan restoran karena kebijakan antisipasi Korona saat ini, pemerintah memberikan insentif keringanan pajak untuk 6 bulan ke depan dan keringanan biaya untuk dunia usaha.

“Sampai saat ini belum sampai melakukan pengurangan tenaga kerja, hanya tenaga kontrak harian yang sementara tidak bekerja karena memang tidak ada event,” tutur Herryadi.

Ketua Indonesian Hotel General Manager (IHGM) DIY Kukuh Wibawanto menyebutkan dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama okupansi hotel bisa di atas 70 persen, namun dengan kondisi saat ini hotel-hotel besar yang mengandalkan MICE paling terkena dampaknya hingga turun mencapai 20 persen.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini