nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bolehkah Mudik Lebaran saat Pandemi Virus Corona?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 21 Maret 2020 14:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 20 406 2186542 bolehkah-mudik-lebaran-saat-pandemi-virus-corona-5FzDVEJdIY.jpg ilustrasi: okezone

PANDEMI virus corona (COVID-19) muncul berdekatan dengan hari raya Idul Fitri. Sebagaimana diketahui, masyarakat Indonesia memiliki tradisi untuk mudik ke kampung halaman untuk bertemu dengan sanak saudara yang berada di kampung. Tapi apakah mudik lebaran dalam situasi seperti ini aman untuk dilakukan?

Ketua Pokja Infeksi Emerging RSPI Sulianti Saroso, dr. Pompini Agustina, menyarankan masyarakat Indonesia tidak mudik ke kampung halamannya masing-masing jika kondisi penularan virus corona masih belum menurun.

ist

Pasalnya virus corona COVID-19 masuk ke dalam kategori penyakit yang penularannya sangat cepat. Berdiam diri dengan tidak mudik ke kampung halaman menjadi cara untuk memutus rantai penyebaran.

“kalau lebaran masih terjadi pandemi, maka penyebarannya sangat mudah sekali. Maka banyak negara banyak sekali yang tersebar dalam waktu 2 minggu. Sehingga diharapkan semua bisa bersama-sama memutus rantai penularan dengan tidak bepergian apabila memang tidak diperlukan,” terang dr. Pompini, saat dihubungi Okezone, Kamis (19/3/2020).

Dokter Pompini mengimbau masyarakat untuk lebih bijaksana dalam mempertimbangkan kebutuhan, terlebih saat memutuskan untuk pergi ke daerah lain selama masa penyebaran COVID-19. Arus mudik lebaran yang sangat padat dan semrawut membuat penyebaran virus corona semakin lebih mudah terjadi ketimbang hari-hari biasanya.

“Pada kondisi lebaran penumpang padat akan menjadi potensi atau sumber penularan di tempat tersebut dan menular ke daerah baru. Satu orang bisa menularkan ke banyak orang. Jadi diharapkan satu bulan ini kita semua bisa melakukan upaya pencegahan, jadi pas lebaran transmisi kasus bisa menurun,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini