Share

Jenis-Jenis Disinfektan yang Ampuh Melawan Virus Corona dan Cara Membuatnya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 21 Maret 2020 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 21 481 2186865 jenis-jenis-disinfektan-yang-ampuh-melawan-virus-corona-dan-cara-membuatnya-l1NRN2YeGH.jpg Penyemprotan Cairan Disinfektan (Foto: NBCNews)

MASYARAKAT Indonesia terus berupaya untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19). Salah satu caranya adalah membuat disinfektan yang efektif untuk membunuh bakteri dan virus.

Merangkum dari NBC News, Sabtu (21/3/2020), terdapat beberapa disinfektan yang efektif untuk digunakan untuk menangkal penyebaran berbagai virus dan bakteri, termasuk virus corona. Berikut ulasannya.

1. Sabun dan air

Meskipun terlihat tidak mewah, namun kombinasi dua campuran ini dapat bekerja dengan baik. Sabun dapat menghilangkan partikel virus yang menempel pada permukaan seperti tangan, wajah atau meja. Sementara air bisa menyapu virus dan bakteri hingga bersih.

Ahli kimia organik dan anggota American Chemical Society, Richard Sachleben mengatakan sebagian besar produk pembersih yang biasa disebut sabun, sebenarnya adalah deterjen yang tidak hanya mampu menghilangkan kuman yang menempel di permukaan, tapi juga membunuh mereka.

2. Pemutih

Profesor penyakit menular di University of Washington Medical Center, dr. Paul Pottinger, menyebut bahwa pemutih sangat efektif untuk membunuh virus corona. Bahkan hampir semua kuman yang ada di planet ini bisa mati dengan benda yang satu ini.

Kelemahannya adalah pemutih menimbulkan bau yang sangat tidak enak dan dapat merusak semua barang yang hendak Anda bersihkan.

3. Hidrogen peroksida

Hidrogen peroksida tidak memiliki kekuatan seperti pemutih, sehingga lebih kecil kemungkinananya untuk menyebabkan kerusakan. Sayangnya cairan ini terbukti dapat menghitamkan beberapa kain.

4. Alkohol

Membersihkan benda menggunakan alkohol dengan kadar 70 persen akan membunuh virus corona dengan potensi kerusakan yang lebih kecil daripada pemutih. Anda bisa langsung menggunakannya dan jangan mengencerkannya.

Consumer Reports mengatakan alkohol yang digosok cenderung aman untuk semua permukaan benda, tetapi dapat menghitamkan beberapa benda yang terbuat dari plastik.

Di sisi lain Consumer Report mengatakan agar masyarakat tidak menggunakan cuka putih yang disuling atau vodka. Tidak ada bukti yang menyatakan kalau kedua cairan ini efektif untuk membasmi virus corona. Konsenterasi alkohol yang ada di dalam vodka tidak cukup tinggi untuk membunuh virus.

Handmade Vodka Tito mengatakan bahwa vodka buatan mereka hanya mengandung 40 persen alkohol. Kadar seperti itu tidak memenuhi rekomendasi CDC. Pasalnya untuk pembersih tangan saja suatu disinfektan memerlukan alkohol paling tidak dengan kadar 60 persen.

Dari keempat disinfektan yang disebutkan sebelumnya, Dokter Spesialis Emergensi AGD Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dr. Handrian Purawijaya, Sp.Em, mengatakan pemutih adalah desinfektan yang terbukti aman dan bahan bakunya mudah untuk dicari.

Menurut dr. Handrian pemutih yang mengandung zat klorin bisa digunakan sebagai disinfektan yang bisa membunuh kuman dan virus. Bahkan World Health Organization (WHO), merekomendasikan bahan aktif klorin sebagai disinfektan yang paling ampuh.

โ€œSama seperti di China juga. Banyak disinfektan berbahan dasar klorin, tapi bahan dasar yang paling mudah dicari adalah pemutih pakaian karena mengandung klorin lima persen makanya harus diencerkan dulu. Tapi untuk sementara bahan yang direkomendasikan itu dari klorin atau hipoklorin,โ€ terang dr. Handrian dalam Workshop Virtual Kesiapan Nakes dan Faskes serta Dukungan Psikososial Dalam Penanggulangan Covid-19.

Presenter cantik Najwa Shihab juga sempat mengunggah foto di akun instagram-nya @najwashihab tentang resep membuat cairan disinfektan di rumah. Resep disinfektan itu diberikan oleh sang adik, Nahla Shihab yang berprofesi sebagai dokter.

โ€œCara bikin cairan disinfektan sendiri: pemutih 95 ml ditambah air 905 ml (jadi total 1000ml/1 L). Pemutih mengandung sodium hypochlorite (natrium hipoklorit) dengan konsentasi 5.25%. Untuk bahan disinfektan, dibutuhkan natrium hipoklorit 0.5%. Jadi untuk mendapat konsentrasi yang sesuai, perlu pengenceran,โ€ tulis Najwa dalam unggahannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini