nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasien Corona Melonjak, Malaysia Minta Bantuan Pensiunan Dokter dan Suster

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 24 Maret 2020 16:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 24 481 2188370 pasien-corona-melonjak-malaysia-minta-bantuan-pensiunan-dokter-dan-suster-iYZtGMMRWI.jpg ilustrasi: shutterstock

MALAYSIA menjadi salah satu negara paling terdampak di Asia Tenggara terkait pandemi virus corona (COVID-19). Bahkan sejak sekitar awal Maret 2020, Pemerintah Malaysia telah menerapkan sistem lockdown atau penguncian. Untuk bisa menekan laju kasus positif COVID-19, apalagi dari berita per Senin 23 Maret 2020 kemarin sudah ada sekitar 10 orang pasien positif COVID-19 di Malaysia yang meninggal dunia.

Dilansir Worldofbuzz, Selasa (24/3/2020), Segala upaya tampak dikerahkan oleh pemerintah Malaysia untuk penanganan virus corona COVID-19. Tak hanya penerapan sistem lockdown, kini Kementerian Kesehatan Malaysia pun sudah meminta bantuan kepada para pensiunan tenaga medis seperti dokter dan suster.

ist

Dengan semakin bertambahnya kasus positif COVID-19 di Malaysia, sudah barang tentu para petugas medis pun kewalahan dalam menangani para pasien. Maka dari itu, Kemenkes Malaysia memutuskan untuk memanggil kembali, meminta bantuan para tenaga medis seperti pensiunan dokter dan suster untuk kembali bertugas menjadi garda terdepan dalam penanganan melawan COVID-19.

Keputusan ini dibuat untuk memperkuat dan meningkatkan sumber daya para frontliner saat ini, karena semakin banyak pasien Covid-19 yang teridentifikasi.

Direktur jenderal kesehatan, Noor Hisham Abdullah mengatakan pada Senin 23 Maret 2020 kemarin, bahwa Kementerian menargetkan untuk menarik kembali lebih dari 2.000 orang profesional kesehatan terampil untuk kembali bertugas sesegera mungkin.

“Sekarang yang penting adalah, kita mencari orang-orang yang memang sudah memiliki pengalaman. Seperti para suster dan para dokter spesialis yang sudah pensiun. Mereka bisa menolong kita,” ujar Noor Hisham Abdullah, sebagaimana dikutip Worldofbuzz.

Perkembangan teranyar menyebutkan, Kemenkes Malaysia sedang memproses pendaftaran dan wawancara para relawan tenaga kesehatan untuk menelusuri dan menemukan di area mana sebelumnya mereka bertugas.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini