nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tata Cara Mengubur Jenazah Corona COVID-19 yang Aman

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 11:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 26 481 2189178 tata-cara-mengubur-jenazah-corona-covid-19-yang-aman-TXttdgpAkO.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

NEKATNYA satu keluarga di Kolaka, Sulawesi Tenggara yang membuka jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona COVID-19 viral di media sosial. Tak hanya itu, mereka juga dikabarkan membawa pulang jenazah ke rumah untuk disemayamkan.

Padahal pemerintah telah menyiapkan protokol pemakanan pasien COVID-19, karena sangat berbahaya bagi orang-orang di sekitar. Meski sudah tak bernyawa, jenazah dari pasien virus corona COVID-19 itu tetap dapat menularkan virus corona.

Lalu, bagaimana protokol penguburan jenazah COVID-19 yang disarankan berdasarkan teknis medis? Dilansir Okezone dari Newsresearchcenter, berikut ulasannya.

mengubur

1. Pengurusan jenazah

Hanya boleh dilakukan tenaga medis

Pengurusan jenazah harus dilakukan oleh petugas rumah sakit yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan. Pihak keluarga harus mempercayakan kepada tenaga medis yang sudah ahli dan ditunjuk untuk mengurusi jenazah COVID-19.

Jenazah COVID-19 dibungkus plastik

Jika umat Muslim mengharuskan membungkus jenazah dengan kain kafan, khusus jenazah COVID-19 tidak. Tenaga medis biasanya menggunakan plastik sebagai pengganti kain kafan. Tujuannya tentu agar jenazah COVID-19 tidak menularkan virus corona. Selain plastik, dapat juga ditambahkan dengan kayu atau benda yang tidak mudah tercemar

Jenazah yang sudah dibungkus tidak boleh dibuka lagi

Meski sudah diterima oleh pihak keluarga, jenazah COVID-19 tidak boleh dibuka lagi ya. Jika terpaksa dibuka seperti untuk autopsi, hanya dapat dilakukan oleh petugas medis.

Jenazah disemayamkan tidak lebih dari 4 jam

Keluarga tidak boleh berlama-lama menyemayamkan jenazah COVID-19. Paling lama dibatasi hanya 4 jam saja.

2. Salat jenazah

Dilakukan di rumah sakit

Salat jenazah dilakukan di Rumah Sakit Rujukan khusus penanganan COVID-19.

Jika di masjid ada syaratnya

Jika di masjid harus diperiksa dulu sanitasinya secara menyeluruh dan dilakukan disinfektasi usai salat jenazah.

Disalatkan segera

Dilakukan sesegera mungkin dengan mempertimbangkan waktu yang telah ditentukan tidak lebih dari 4 jam.

3. Penguburan jenazah

Keluarga boleh ikut, tapi

Pihak keluarga boleh turut dalam penguburan jenazah jika semua prosedur dilaksanakan dengan baik

Lokasi penguburan

Lokasi penguburan setidaknya 50 m dari sumber air tanah yang digunakan untuk minum warga setempat. Kalau tidak, pastinya akan menularkan virus corona.

Jaraknya tidak boleh dekat dengan permukiman

Pemakaman berjarak setidaknya 500 m dari permukiman. Jadi jangan sembarangan memilih lokasi pemakaman agar tidak membuat warga resah dan merugikan ya!

Jenazah dikubur pada kedalaman 1,5 meter

Khusus jenazah COVID-19 dianjurkan untuk menguburkan di tanah kedalaman 1,5 meter. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona COVID-19 kepada orang lain.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini