nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenali Gejala Awal Virus Hanta

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 18:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 26 481 2189407 kenali-gejala-awal-virus-hanta-MDAZH106nn.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Pandemi virus corona COVID-19 belum juga usia, namun masyarakat tengah kembali dikejutkan dengan kehadiran virus yang disebutkan sebagai virus baru, virus hanta alias hantavirus.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), hantavirus adalah keluarga virus yang menyebar, terutama oleh tikus. Kemudian dapat menyebabkan berbagai penyakit pada manusia.

Sebagai upaya penanganan cepat, kita tentu perlu mengetahui sebetulnya apa sih gejala awal yang dialami jika terinfeksi virus satu ini?

Sebagaimana diwarta CDC, Kamis (26/3/2020) sederet gejala awal yang patut diwaspadai adalah timbulnya rasa kelelahan, lalu demam dan sakit atau nyeri di bagian otot tubuh. Rasa nyeri di otot ini, terasa terutama di bagian kelompok otot-otot besar. Contohnya otot di bagian paha, pinggang, punggung, dan bisa juga terkadang di bagian bahu. Inilah yang bisa dibilang sebagai gejala-gejala umumnya.

Sakit Punggung

Namun di beberapa kasus, tidak tertutup kemungkinan untuk timbul juga rasa sakit di kepala, pusing, keringat dingin dan sakit di bagian perut, seperti mual, muntah, diare, hingga sakit perut. Disebutkan, setengah dari pasien Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) mengalami gejala ini.

Berlanjut kemudian, sekitar empat hingga sepuluh hari setelah mengalami gejala awal. Muncullah gejala lanjutan HPS, yang mana biasanya pasien mulai batuk-batuk dan sesak nafas. Sebab di sini lah paru-paru sudah dipenuhi dengan cairan.

Sementara itu, karena jumlah kasus HPS yang disebutkan relatif kecil maka waktu inkubasi dari penyakit akibat virus ini tidak diketahui secara gamblang. Namun Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyebutkan berdasarkan informasi yang terbatas, gejala yang ada dapat berkembang antara satu dan delapan pekan setelah terpapar air urin, kotoran, atau air liur dari tikus yang terinfeksi.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini