Keseringan Makan Telur Rebus Bisa Bikin Kolesterol Naik?

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 27 Maret 2020 10:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 27 481 2189721 keseringan-makan-telur-rebus-bisa-bikin-kolesterol-naik-omgCZzVY7Q.jpg Ilustrasi. (Foto: Melskitkitchencafe)

TAK sedikit orang masih percaya kalau rajin makan telur rebus dapat meningkatkan kolesterol. Benarkah demikian?

Sudah menjadi rahasia umum bahwa telur memiliki tingkat kolesterol yang cukup tinggi, dibandingkan dengan makanan lain. Sebagai gambaran, satu butir telur rebus berukuran besar mengandung kolesterol sekitar 185 mg.

telur rebus

Peter Schulman, MD, Cardiologist and Professor dari University of Connecticut menuturkan, kadar kolesterol bisa meningkat akibat lemak jenuh dalam diet. Sementara kolesterol dari makanan cenderung sedikit.

"Ketika kita mengonsumsi kolesterol, senyawa tersebut akan dipecah di dalam usus, dan tidak dapat diserap sebagai molekul kolesterol keseluruhan," tutur Dr Schulman, dilansir dari Food & Wine, Jumat (27/3/2020.

Di sisi lain, lemak jenuh ternyata dapat dipecah menjadi rantai pendek asam lemak. Asam lemak inilah yang selalu dikaitkan sebagai pemicu meningkatkannya kadar kolestrol secara signifikan di dalam tubuh.

Tidak hanya itu, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang tinggi kolesterol, seperti telur rebus, dapat meningkatkan kadar kolesterol sedikit. Tetapi hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah rasio kolesterol LDL (buruk) terhadap kadar kolesterol HDL (baik).

"Telur meningkatkan HDL ke tingkat yang lebih besar daripada LDL yang mengarah ke profil risiko yang lebih menguntungkan ketika dikaitkan dengan risiko kardiovaskular," terangnya.

Penelitian lain menyebutkan, seseorang yang mengonsumsi telur ternyata tidak lebih buruk dibandingkan mereka yang tidak mengonsumi telur sama sekali. Penelitian yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir ini telah gagal mengidentifikasi hubungan antara konsumsi sebutir telur setiap hari dan penyakit jantung.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Heart juga menemukan bahwa konsumsi telur rebus secara rutin justru memiliki sejumlah manfaat kesehatan.

"Orang-orang yang dilaporkan mengonsumsi satu telur per hari memiliki risiko 11% lebih rendah terkena penyakit jantung, serta memiliki risiko kematian yang lebih rendah hingga 18%," tulis jurnal Heart.

Penelitian yang melibatkan hampir setengah juta orang China itu, hanya dapat menunjukkan hubungan antara telur dan kesehatan jantung, bukan hubungan sebab-akibat. Namun ingat, tidak ada satu pun responden dalam penelitian ini yang mengonsumsi lebih dari satu telur per hari.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini