Selain Lawan Corona COVID-19, Sinar Matahari Juga Cegah Kanker Payudara

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 27 Maret 2020 20:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 27 481 2190151 selain-lawan-corona-covid-19-sinar-matahari-juga-cegah-kanker-payudara-2c4g28bZwQ.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BELAKANGAN, banyak orang bahkan selebriti tanah air mulai senang berjemur. Bukan tanpa alasan, pasalnya paparan sinar matahari mengandung vitamin D yang dibutuhkan untuk melawan virus corona COVID-19.

Apa alasannya? Ternyata, dengan vitamin D kita bisa memperkuat imunitas tubuh kita loh. Memang, sampai saat ini belum ada obat untuk mengobati virus corona COVID-19, karena itu dengan meningkatkan imunitas, kita bisa menambah kesempatan untuk sembuh dari corona COVID-19.

Nah, selain untuk melawan virus corona COVID-19, sebuah penelitian yang dipublikasikan di Menopause, The Journal of the North American Menopause Society (NAMS), yang melibatkan lebih dari 600 perempuan Brasil dan menyarankan mereka bahwa vitamin D dapat mengurangi risiko kanker payudara.

Sinar matahari

ScienceDaily menyebutkan bahwa perempuan pascamenopause itu berisiko mengalami kekurang vitamin D saat mereka didiagnosis menderita kanker payudara dibandingkan dengan perempuan dalam kelompok usia yang sama tanpa kanker, dilansir PopSugar.

“Walaupun literatur yang diterbitkan tidak konsisten mengenai manfaat dari tingkat vitamin D dan kanker payudara," ungkap Direktur Eksekutif NAMS, JoAnn Pinkerton, MD, NCMP.

"Tapi penelitian ini dan lainnya menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat vitamin D di dalam tubuh berkaitan dengan menurunnya risiko kanker payudara," tambah dia.

Pinkerton menyebutkan, Vitamin D dapat berperan mengendalikan sel-sel kanker payudara dan menghentikan pertumbuhannya. Vitamin D berasal dari paparan sinar matahari langsung, suplemen vitamin D2, dan makanan yang kaya vitamin D.

Asupan vitamin D adalah 600 IU per hari. Kendati demikian, tetaplah berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui apakah Anda memerlukan asupan suplemen vitamin D dalam jumlah yang lebih banyak.

Nah, tidak ada salahnya kan Anda berjemur di bawah sinar matahari. Tapi jangan terlalu lama berjemur ya, sebab sinar matahari juga bisa merusak kulit Anda.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini