nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masyarakat Boleh Mudik, jika Siap Bawa Virus Corona COVID-19 Pulang

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 27 Maret 2020 15:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 27 612 2189896 masyarakat-boleh-mudik-jika-siap-bawa-virus-corona-covid-19-pulang-i1R913XlBb.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JURU Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menuturkan, masyarakat boleh saja mudik di tengah pandemi virus corona COVID-19 saat ini. Namun Anda harus tetap mengikuti petunjuk protokol keselamatan mudik.

Di kampung halaman pastinya banyak sanak keluarga yang lebih tua, sehingga mereka mudah tertular virus corona COVID-19 di saat imunitasnya lemah. Karenanya Yuri menegaskan, supaya masyarakat perkotaan yang mudik tetap ingat dengan physical distancing atau jaga jarak.

mudik

"Orang sehat dapat menjadi pembawa virus atau carrier SARS-CoV-2 ke kampung halamannya dan bisa menularkannya ke orang lain, yang lebih berisiko tinggi misalnya orang yang sudah berusia lanjut," terang Yuri lewat keterangan tertulis dari BNPB yang diterima Okezone.

Belum lagi ada juga dengan orang-orang yang memiliki riwayat penyakit penyerta kronis, seperti diabetes, gagal ginjal, jantung, dan hipertensi. Menurut Yuri, tidak semua orang memiliki kekebalan tubuh yang baik. Kalau yang tertular orangtua, saudara punya penyakit kronis mendahului, maka dampaknya sangat berat fatal.

Inti dari konsep menjaga jarak fisik saat berinteraksi dengan siapapun ini, adalah saat untuk menjaga agar orang sehat agar tetap sehat dan tidak tertular.

Karena itu, inilah yang harus dijaga mengingat tidak ada jaminan untuk daerah yang tidak terjangkit virus corona jenis baru tersebut tidak memiliki risiko penularan COVID-19.

"Jaga jarak pada setiap komunikasi jadi penting. Droplet percikan ludah atau lendir saat bersin batuk bisa sejauh 1,5 meter menyebar. Jarak itu yang kita jaga, itu yang kita pertahankan. Siapapun mereka yang bawa virus ini tidak nampak sebagai orang sakit," pungkas Yuri.

Tidak lupa, pemerintah juga selalu mengingatkan masyarakat untuk terus mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) misalnya dengan membiasakan mencuci tangan pakai sabun sebelum makan dan atau melakukan kontak ke area wajah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini