Jumlah Mesin Terbatas, Anne Avantie Tetap Genjot Produksi APD Gratis

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 27 Maret 2020 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 27 612 2190112 jumlah-mesin-terbatas-anne-avantie-tetap-genjot-produksi-apd-gratis-EPJQRp4CNZ.jpg Anne Avantie terus genjot produksi APD gratis (Foto : @anneavantieheart/Instagram)

Aksi mulia yang dilakukan oleh desainer kebaya senior ternama Indonesia, Anne Avantie tidak hanya patut diacungi jempol namun juga patut dicontoh oleh para pelaku industri fesyen lainnya.

Sejak pertama kali kabar sekitar dua hari yang lalu, melalui akun laman Instagram resmi pribadinya, “anneavantieheart”, desainer asli Semarang satu ini mengabarkan bahwa perusahaan garment Anne Avantie telah memberhentikan semua produksi pakaian komersil rancangannya.

Sebab, ia mengalihkan semua unit produksinya untuk memproduksi baju hazmat, salah satu bagian dari APD (alat pelindung diri) untuk para tenaga medis.

Dua hari berlalu sejak kabar ini beredar, sebagaimana hasil pantauan Okezone, Jumat (27/3/2020) di linimasa media sosial nyatanya hingga detik ini, desainer yang akrab disapa Bunda Anne ini masih memberhentikan produksi pakaian komersilnya, begitu juga dengan produksi semua UMKM yang bernaung di bawah yayasan miliknya.

Lihat postingan ini di Instagram

Tetap semangat kami membuat baju PEDULI APD untuk PAHLAWAN KEMANUSIAAN yang mempertaruhkan NYAWA untuk orang lain bertarung melawan CORONA.... 🙏😭 • • • Saya masih menghentikan aktivitas perusahaan dan membuat BAJU APD sebagai bentuk PENGABDIAN ❤️🌹😇.. • • Dengan KETERBATASAN MESIN yg ada yg masih dikerjakan MANUAL 😭 > maka saya mohon yang sudah mengajukan lewat Email anneavantie@yahoo.com bisa bersabar, dan menunggu proses 🙏❤️.. • • *Persyaratan : Kirimkan email terlebih dahulu ke anneavantie@yahoo.com Permohonan kebutuhan baju APD Surat resmi dari Rumah Sakit (Tidak melayani perorangan & TIDAK di per JUAL - BELI kan dalam bentuk apapun ) Cp : Asmanah - 081389373939 • • Apabila ada yg tersentuh dan ingin berdonasi untuk kemudian kami salurkan bagi PAHLAWAN KEMANUSIAAN dapat berdonasi ke : Bank BCA a/n Yayasan Wisma Kasih Bunda 009-7006-711 • • #inspirasianneavantie #instagood #instalife #covid_19 #virusvorona #desinfektan #stayhealthy #dirumahaja #anneavantieheart #anneavantiefoundation #anneavantiemall #anneavantiemanagement #anneavantieproduction #viruscoronaindonesia #yayasananneavantie #inspirasianneavantie #renungananneavantie #detiknews #kompastv #metrotvnews #indonesiabersatulawancorona #wismakasihbunda #herballove #inavbyintanavantie #ganjarpranowo #sinarmas #hendrarprihadi

Sebuah kiriman dibagikan oleh Anne Avantie Heart (@anneavantieheart) pada

Sebab Anne memilih untuk tetap hanya memproduksi baju hazmat sebagai salah satu APD yang ia bagikan secara gratis kepada tenaga medis di berbagai rumah sakit yang membutuhkan.

Dalam video terbaru yang ia unggah, Anne terlihat tengah menyemangati para karyawatinya, para penjahit yang sedang sibuk menjahit baju hazmat tersebut. Dalam keterangan video yang ia tulis, Anne mengungkapan ia berusaha keras untuk menggenjot produksi baju APD yang sangat dibutuhkan oleh semua tenaga kesehatan di Indonesia dalam upaya penanganan virus corona COVID-19, meski dalam keadaan jumlah mesin yang terbatas.

Lihat postingan ini di Instagram

• • Harus ada yg BERANI untuk menonjol dalam hal ini ., saya menghentikan 100 % aktifitas kerja untuk membuat APD bagi PAHLAWAN KEMANUSIAAN yg berjuang mengorban kan diri untuk melindungi orang lain .. dari virus covid -19..🙏 • • Saya merasa bahwa saat nya kita membantu ., mengambil peran sekecil apapun jadilah TERANG .. 🙏💕 • • Ketika ada yg mengatakan SULIT mencari bahan nya.., itu karena dia BERHENTI berjuang MENCARI .. >> disaat yg lain terus masih MENCARI .. ., dan TIDAK MENYERAH maka dialah yg mendapatkan ...🤗❤️ • • Dengan ini ..saya mau merespon semua media dan membuka diri .., untuk menjadi saluran berkat buat sesama., sehingga seluruh penjahit dan pelaku industri kreatif bisa melakukan hal yg sama atau lebih baik ...dari yg saya lakukan ... 🙏karena saya TIDAK dapat JALAN sendiri ...😭💕 • • • Kalau saya BISA ., Yakin lah kamu pasti BISA ..🙏👍🏽💕 • • Dengan KETERBATASAN MESIN yg ada yg masih dikerjakan MANUAL 😭 > maka saya mohon yang sudah mengajukan lewat Email anneavantie@yahoo.com bisa bersabar, dan menunggu proses 🙏❤️.. • • *Persyaratan : Kirimkan email terlebih dahulu ke anneavantie@yahoo.com Permohonan kebutuhan baju APD Surat resmi dari Rumah Sakit (Tidak melayani perorangan & TIDAK di per JUAL - BELI kan dalam bentuk apapun ) Cp : Asmanah - 081389373939 • • Apabila ada yg tersentuh dan ingin berdonasi untuk kemudian kami salurkan bagi PAHLAWAN KEMANUSIAAN dapat berdonasi ke : Bank BCA a/n Yayasan Wisma Kasih Bunda 009-7006-711 • • #inspirasianneavantie #instagood #instalife #covid_19 #virusvorona #desinfektan #stayhealthy #dirumahaja #anneavantieheart #anneavantiefoundation #anneavantiemall #anneavantiemanagement #anneavantieproduction #viruscoronaindonesia #yayasananneavantie #inspirasianneavantie #renungananneavantie #detiknews #kompastv #metrotvnews #indonesiabersatulawancorona #wismakasihbunda #herballove #inavbyintanavantie #ganjarpranowo #sinarmas #hendrarprihadi

Sebuah kiriman dibagikan oleh Anne Avantie Heart (@anneavantieheart) pada

Kebutuhan produksi baju hazmat APD yang sangat tinggi, permintaan dari begitu banyak rumah sakit di Indonesia ini dicoba untuk dipenuhi Anne dengan mesin jahit yang terbatas dan tenaga manual, dijahit dengan tangan. Maka dari itu, ia memohon untuk pihak rumah sakit yang sudah mengajukan untuk bersabar menunggu.

“Semangat kami membuat baju peduli APD untuk Pahlawan Kemanusiaan, yang mempertaruhkan nyawa untuk orang lain bertarung melawan corona. Saya masih menghentikan aktivitas perusahaan dan membuat baju APD dengan keterbatasan mesin, ada yang masih dikerjakan manual. Saya mohon yang sudah mengajukan lewat email, bisa bersabar dan menunggu proses,” tulis Anne sebagai keterangan video.

Anne menambahkan, ia sendiri berharap para pelaku industri kreatif yang lain juga bisa tergerak hatinya untuk melakukan sesuatu membantu pemerintah dan sesama dalam penanganan COVID-19 di Indonesia. Sebab ia sadar, dirinya tidak bisa bergerak hanya seorang diri.

“Saya merasa bahwa saatnya kita membantu, mengambil peran sekecil apapun jadilah terang. sehingga seluruh penjahit dan pelaku industri kreatif bisa melakukan hal yang sama atau lebih baik, dari yang saya lakukan karena saya tidak dapat jalan sendiri. Kalau saya bisa, yakinlah kamu pasti bisa,” tambah Anne.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini