Kelelahan Lawan Corona COVID-19, Dokter Tirta Harus Bed Rest di Rumah Sakit

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 29 Maret 2020 09:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 29 612 2190657 kelelahan-lawan-corona-covid-19-dokter-tirta-harus-bed-rest-di-rumah-sakit-8U73kaATxe.jpg Dokter Tirta. (Foto: Instagram/@dr.tirta)

KEGIGIHAN Dokter Tirta untuk membantu rekan sejawatnya, dengan memberikan donasi APD dan alat medis lainnya ke fasilitas kesehatan, patut diacungi jempol. Sampai akhirnya dia jatuh sakit karena kondisi kesehatannya terlalu lelah. 

Indonesia menjadi salah satu negara paling terdampak di Asia, terkait dengan pandemi COVID-19.Dengan jumlah kasus positif sudah melampau angka 1.000 kasus, ditambah angka kematian yang per Sabtu 28 Maret 2020 sudah di titik angka 102 orang. Menjadikan tenaga para tenaga kesehatan yang berjuang sebagai garda terdepan, dalam merawat semua pasien COVID-19 baik yang masih berstatus ODP, PDP atau bahkan sudah positif terinfeksi, begitu terkuras bahkan hingga ambruk.

dr tirt

Sejak Sabtu 28 Maret 2020, Dokter Tirta mengabarkan dirinya sedang jatuh sakit.  Dokter muda yang suka gaya nyentrik ini pun harus dirawat di rumah sakit.

Bukan karena tertular COVID-19, dokter muda ini memberikan kabar baiknya, melalui akun laman Instagram resmi pribadinya @dr.tirta. Dokter Tirta mengungkapkan,  sejauh ini kondisi kesehatannya cukup stabil.

Dalam keterangan foto yang ia tulis, terungkap juga bahwa ia sudah menjalani pemeriksaan cepat sebagai screening awal, atau rapid test COVID-19. Hasil dari pemeriksaan pertama ini menunjukkan hasil negatif.

Selain sudah menjalani tes pemeriksaan laboratorium dan Xray. Hasil pemeriksaan laboratoriumnya menunjukkan hasil DBN (dalam batas normal), sedangkan pemeriksaan Xray nya menunjukkan hasil DBNS.

Screening rapid test, negatif, lab masih DBN Xray masih DBNS. Aman bosku kondisi aman," katanya dalam keterangan foto yang menampilkan potret dirinya mengenakan helm pelindung warna putih.

Namun Tirta harus tetap istirahat total di rumah sakit, dan menunggu sekitar empar hari lagi untuk menjalani tes yang kedua. Jika hasil tes keduanya nanti menunjukkan hasil negatif, Tirta menyebutkan di hari kelima ia kemungkinan sudah bisa keluar dari rumah sakit dan kembali bertugas.

"Sisa nunggu 4 hari bedrest, baru dicek ulang, kalau beres. Bisa keluar day 5, kerja kerja kerja,” sambungnya.

Dalam keterangan fotonya, pria bertato tersebut juga mengungkapkan alasannya memilih untuk dirawat di rumah sakit. Dokter Tirta mengaku memang lebih memilih untuk menjalani perawatan di rumah sakit, agar ia fokus tidak terganggu suasana, tidak ketakutan berlebihan sehingga bisa lebih cepat sembuh

“Kenapa saya lebih memilih rehat di rumah sakit, biar sekeliling saya enggak terganggu. Takutnya parno dan penyembuhan bisa optimal. So tenang kawan, lima hari. Saya keluar lagi melawan corona janc*k ini. Memang dasarnya sudah tua saja saya ini, mau kepala 3,” kelakarnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini