nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anjing Bakal Dikerahkan untuk Melacak Orang yang Terinfeksi Corona

Ivankha Yulianto, Jurnalis · Senin 30 Maret 2020 14:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 30 481 2191179 anjing-bakal-dikerahkan-untuk-melacak-orang-yang-terinfeksi-corona-TuPzQOv31q.png

Dunia saat ini tengah berjuang melawan pandemic corona. Beragam cara dilakukan untuk menemukan obat virus COVID-19. Rapid test pun dilakukan secara massal untuk deteksi dini orang yang terinfeksi agar cepat mendapatkan penanganan dan tidak menularkan kepada orang lain.

Rapid test massal tentu membutuhkan biaya mahal, beda dengan cara baru mendeteksi orang yang sudah terinfeksi corona menggunakan hewan. Ya, hewan pintar anjing bakal disiapkan untuk membantu mendeteksi korban corona.

Dikutip dari dari World of Buzz, Senin (30/3/2020), Medical Detection Dogs, yang telah bertahun-tahun meneliti kemampuan anjing untuk mencium dan mendeteksi penyakit mulai melatih anjing untuk dapat mendeteksi virus corona.

bentuk virus corona

Sebelumnya, badan amal yang bekerja dengan London School of Hygiene dan Tropical Medicine (LSHTM) dan Universitas Durham ini telah berhasil melatih anjing untuk mendeteksi penyakit malaria.

Saat ini, tim ini kembali melatih anjing selama enam minggu agar dapat berperan dalam mendeteksi Covid-19. Anjing yang terlatih dapat mendeteksi bau virus serta perubahan halus dalam suhu tubuh manusia.

“Pada prinsipnya, kami yakin anjing dapat mendeteksi COVID-19. Kami sekarang mencari cara bagaimana kami dapat dengan aman mendeteksi virus pada pasien menggunakan anjing. Tujuannya agar anjing dapat memeriksa siapapun, termasuk mereka yang tidak menimbulkan gejala dan memberitahu kami apakah mereka perlu diuji. Ini akan cepat, efektif dan non-invasif dan memastikan sumberdaya medis yang terbatas hanya digunakan dimana mereka benar-benar diperlukan,” ujar CEO Medical Detection Dogs, Dr Claire Guest.

Anjing pelacak corona

Tentunya ini kabar baik bagi tenaga medis, karena mendapat bantuan baru untuk deteksi dini virus COVID-19 serta menekan penyebaran dari virus tersebut.

Hingga senin 30 Maret 2020, virus corona sudah menginfeksi 723.345 orang di 199 negara. Dari jumlah tersebut, 33.993 orang di antaranya meninggal dunia dan 151.809 berhasil sembuh.

Sementara di Indonesia, terdapat 1.285 kasus corona per Minggu 29 Maret 2020 siang, 64 orang di antaranya sembuh. Kemudian, pasien yang meninggal dunia sebanyak 114 pasien. Sebaran kasus corona sudah tersebar hingga 30 provinsi.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini