nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jubir Pemerintah Penanganan COVID-19 : Benteng Paling Aman Adalah Rumah dan Keluarga

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 31 Maret 2020 17:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 31 481 2191958 jubir-pemerintah-penanganan-covid-19-benteng-paling-aman-adalah-rumah-dan-keluarga-L2FSjgiHUd.jpg Jubir Pemerintah dalam Penanganan Covid-19 (Foto : BNPB Indonesia/Youtube)

Sejumlah daerah di Indonesia telah menetapkan status siaga darurat bencana wabah COVID-19 demi meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Bukan tanpa alasan, kasus pasien positif dan korban meninggal akibat pandemi virus corona ini memang terus bertamvah setiap harinya.

Data terakhir yang dikeluarkan BNPB per Selasa (31/3/2020), pukul 12.00 WIB, total sebanyak 1.528 kasus positif COVID-19, 81 pasien dinyatakan sembuh, dan 136 orang dilaporkan meninggal dunia.

Menanggapi hal tersebut, Juri Bicara Pemerintah Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto kembali menegaskan bahwa kunci keberhasilan penanggulangan covid-19 ini terletak pada individu masing-masing.

Dia pun mengimbau agar masyarakat sealu menjaga jarak dan menjalankan seluruh aktivitas di rumah saja.

Jubir Pemerintah dalam Penanganan Covid-19

"Patuhi betul tentang menjagga jarak lebih dari 2 meter. Edukasikan ini, sampaikan ini kepada tetangga, kepada keluarga kita," tegasnya dalam konferensi pers di BNPB.

Yuri juga meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menunda perjalanan panjang alias pulang kampung, menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Lebaran mendatang.

"Upayakan tetap aman dan produktif di rumah saja. Kita semua sayang dengan keluarga kita. Jadi sebaiknya tunda dulu untuk merencakaan perjalanan panjang pulang kampung dan lain sebagainya," kata Yuri.

Menurutnya, benteng paling aman untuk melindungi diri dan melawan virus ini adalah rumah dan keluarga. Dalam arti lain, semua orang bisa jadi pahlawan dan melindungi negara dengan beraktivitas di rumah saja.

"Saya yakin, saya optimis kita bisa menanggulangi wabah virus corona ini. Indonesia pasti bisa," tutupnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini