nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mulai Jadi Pelupa? Mungkin Anda Kurang Olahraga

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 31 Maret 2020 22:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 31 612 2192065 mulai-jadi-pelupa-mungkin-anda-kurang-olahraga-cItxgV5PGF.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BINGUNG kenapa akhir-akhir ini cepat lupa, padahal usia masih muda? Mungkin ini karena Anda terlalu sibuk dengan berbagai macam kegiatan.

Lantas apa pengaruhnya terlalu sibuk dengan cepat lupa? Ternyata ketika kita terlalu sibuk dan lupa berolahraga, maka fungsi otak Anda akan menurun, yang ujungnya berpengaruh ke daya ingat Anda.

Sebuah penelitian menunjukkan ada kaitan antara olahraga dan peningkatan fungsi otak. Para peneliti menilai, latihan aerobik dapat meningkatkan fungsi memori dan mempertahankan kesehatan otak dengan baik.

Karenanya, kesehatan otak bisa menurun seiring bertambahnya usia. Pernyataan ini disebutkan dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Neuroimage.

olahraga di rumah

Latihan aerobik dapat membantu meningkatkan area otak yang disebut hippocampus, ini sangat penting untuk fungsi memori dan fungsi otak lainnya. Dalam jangka panjang juga mencegah penuaan akibat alzheimer dan demensia.

"Saat berolahraga, Anda bisa menghasilkan zat kimia yang disebut faktor neurotropika yang diturunkan dari otak," kata Peneliti di Western Sydney University di Australia Joseph Firth, dilansir Zeenews.

Para peneliti meninjau 14 uji klinis, yang memeriksa pemindaian otak dari 737 orang sebelum dan sesudah program latihan aerobik. Responden berusia antara 24-76 tahun. Mereka orang dewasa sehat yang masih bebas dari penyakit penuaan otak dan gangguan kognitif ringan.

Karena orang-orang masa kini sangat rentan mengalami alzheimer dan terdiagnosis penyakit gangguan jiwa, termasuk depresi dan skizofrenia. Efek penelitian aerobik yang diteliti sangat menguntungkan bagi kesehatan.

Latihan olahraga yang dimaksud rupanya tidak hanya aerobik. Anda juga bisa bersepeda, berjalan kaki, dan treadmill. Lakukan olahraga ini di pagi atau sore hari, dengan waktu minimal 30 menit. "Jangka waktu intervensinya berkisar antara tiga sampai 24 bulan, dengan rentang 2-5 sesi per minggu," tambahnya.

Hasilnya menunjukkan, olahraga dapat mendongkrak kesehatan otak dengan baik. Kegiatan ini juga penting dilakukan untuk menjaga diri dari berbagai macam ancaman penyakit berbahaya, agar tidak memicu kematian mendadak.

Selain itu, Anda juga akan terbebas dari sakit dalam kehidupan sehari-hari yang pasti mengganggu aktivitas atau pekerjaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini