nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Orang dengan HIV Lebih Kuat Hadapi Virus Corona Dibandingkan Diabetes

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 01 April 2020 20:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 01 481 2192595 orang-dengan-hiv-lebih-kuat-hadapi-virus-corona-dibandingkan-diabetes-ett5sLciko.jpg Ilustrasi. (Foto: RAND Corporation)

ORANG dengan Human Immunodeficiency Virus (HIV) disebutkan masuk ke dalam kelompok yang rentan tertular virus corona. Tapi rupanya tidak selalu, karena penderita diabetes lah yang rentan tertular virus corona.

Asumsi itu muncul sebab selama ini orang denganĀ  HIV memang memiliki sistem imunitas yang rendah. Sementara virus corona mudah saja menyerang orang-orang dengan imunitas yang lemah.

Sementara untuk penderita HIV, tidak melulu mudah tertular virus corona loh. Kok bisa ya?

hiv

Pakar Kesehatan Alix Fox mengatakan, ada nasihat Dr Michael Brady dari Terrence Higgins Trust terkait ini. Disebutkan bahwa orang dengan HIV yang teratur minum obat antiretroviral (ARV) sesuai anjuran dokter, maka kondisi tubuhnya akan baik-baik saja.

"Bila Anda telah minum obat HIV secara teratur, serta memiliki CD4 cukup (jumlah sel darah putih untuk memerangi infeksi) dan virus di tubuh sudah tidak terdeteksi, maka Anda bukan termasuk kelompok dengan sistem kekebalan yang lebih rendah," katanya dilansir Okezone dari BBC Indonesia.

Ini artinya orang dengan HIV tidak memiliki risiko tambahan terkena virus corona. Meski begitu, demi mencegah penyebaran virus corona, penderita juga harus menjalani isolasi mandiri.

Selain itu, Anda juga diminta untuk menjaga kebersihan diri. Seperti rajin cuci tangan pakai sabun, dibarengi dengan mengonsumsi asupan makanan penuh gizi, serta olahraga dan istirahat cukup.

"Jadi bila Anda HIV positif, terus minum obat seperti biasa dan melakukan aturan seperti yang lainnya bila mengalami gejala, termasuk isolasi mandiri," kata Alix Fox.

Sementara itu, diabetes atau yang biasa disebut juga penyakit kencing manis merupakan salah satu penyakit kronis yang mematikan. Menurut seorang pakar gizi, Dr Marudut Sitompul, BSc, MPS, Indonesia menduduki peringkat kedua dengan jumlah pasien diabetes tertinggi di Asia, tepat di bawah India.

Terkait infeksi virus corona COVID-19, orang dengan penyakit diabetes menjadi korban meninggal dunia kedua tertinggi, setelah korban dengan penyakit kardiovaskular.

"Angka kematian lebih dari lima persen korban meninggal dunia, bahkan hampir 8 persen," ungkap Marudut.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini