5 Sejarah April Mop, Tahu dari Mana Asalnya?

Rabu 01 April 2020 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 01 612 2192487 5-sejarah-april-mop-tahu-dari-mana-asalnya-8omBfr0sxJ.jpg Ilustrasi (Foto : Kidsworld)

Baru saja kita melalui Bulan Maret, kini memasuki April. Di tanggal 1 April ini, tahukah Anda ada 'tradisi' yang dirayakan banyak orang?

Setiap tanggal 1 April dirayakan 'tradisi' Arpril Mop. Setiap tanggal 1 April, banyak orang yang merayakan April Mop melakukan kebohongan dan jebakan dengan maksud bercanda.

Ada yang benar-benar sengaja mengaturnya agar hari yang cuma ada satu tahun sekali ini jadi spesial. Namun, tahukah Anda dari mana April Mop itu berasal? Berikut seperti Okezone kutip dari Krjogja :

Versi Inggris

Ada beragam versi tentang asal muasal tradisi yang juga dikenal sebagai April Fools’ Day atau All Fools’ Day. Seperti dikutip dari History.com, salah satunya berasal dari warga Inggris yang mulai merayakannya pada 1 April 1700.

Pada hari itu, orang-orang saling iseng, berbohong, atau melempar lelucon hingga tengah hari, tanpa harus merasa bersalah atau dipersalahkan.

Sejumlah sejarawan berspekulasi bahwa April Mop bisa ditelusuri pada 1582 ketika Prancis mengganti kalender, dari Julian menjadi Gregorian.

Pada Abad Pertengahan, tahun baru dirayakan pada tanggal 25 Maret di seluruh Eropa. Di sejumlah lokasi di Prancis, perayaannya bahkan hingga 1 April.

Setelah Raja Charles IX mengganti kalender, tahun baru dipindah jadi 1 Januari. Mereka yang tetap merayakan tahun baru di musim semi, atau lupa soal pergantian kalender itu dijuluki ‘Poisson d’avril’ atau ‘April Fish’ — simbol orang yang gampang dikibuli.

Sejarawan juga mengaitkan April Mop dengan festival kuno seperti Hilaria — yang dirayakan di Roma pada akhir Maret. Orang-orang yang datang diwajibkan memakai pakaian yang mengaburkan identitasnya.

1 April

Versi Norwegia

Menurut sejarah mitologi Norwegia, April mop adalah perayaan untuk menghormati Dewa Perusak dan Kekacauan, Loki.

Dalam sejarah negara tersebut, April Mop pun disebut sebagai Hari Loki atau Loki Bot. Demikian dilansir dari Refinery 29. Peringatan ini ialah merupakan perayaan untuk menghormati dewa perusak dan kekacauan Norwegia yaitu Loki. Untuk memperingatinya, mereka melakukan perayaan dengan saling menjaili, berbohong atau melempar lelucon hingga tengah hari, tanpa harus merasa bersalah atau dipersalahkan.

Meskipun sudah dikenal dengan perayaan Hari Loki, tidak ada catatan resmi mengenai kapan April Mop dimulai di Norwegia dimulai.

Versi Romawi

Joseph Boskin, seorang profesor dari Boston University bilang kalau April Mop muncul dari gagasan para pelawak kerajaan Romawi pada masa pemerintahan raja Contantin I di abad ketiga sampai keempat Masehi.

Para pelawak kerajaan ini mengajukan petisi kepada raja untuk mengizinkan mereka jadi raja sehari aja. Dan ternyata, sang raja setuju dengan petisi ini dan mengangkat salah satu pelawaknya yang bernama Jeter, untuk jadi raja sehari pada tanggal 1 April.

Setelah jadi raja, Jeter pun meresmikan tanggal 1 April sebagai hari kemustahilan dan kini kita kenal dengan nama April Mop.

Versi Perancis

Sejarah versi Perancis ini agak aneh, sob. Warga Perancis selalu memperingati April Mop sejak 1582. Saat itu, Paus Gregory XIII merombak penanggalan kalender yang awalnya 1 tahun cuman 10 bulan, jadi 12 bulan seperti penanggalan sekarang ini.

Dulu, perayaan tahun baru dirayakan tanggal 25 Maret sampai 1 April. Banyak rakyat Perancis yang menentang keputusan Paus ini. Dan sebagian dari mereka tetap merayakan tahun baru di tanggal 1 April.

Nah, kebiasaan ini yang kemudian jadi bahan ejekan banyak masyarakat lainnya. Walaupun selalu diejek, masyarakat Perancis masih tetep aja bertingkah aneh dan lucu tiap tanggal 1 April dan menjadikannya sebuah tradisi tahunan. Dan nantinya kita kenal sebagai April Mop.

April Mop

Versi Spanyol

Di negara ini, bentuk April Mop dirayakan setiap 28 September dan dikenal dengan perayaan Dia de los Santos Inocentes atau Hari Anak Tak Bersalah. Namun pemerintah Spanyol mengeluarkan undang-undang baru pada tahun 1978 supaya perayaan ini diundur sehari supaya nggak dijadikan bahan tertawaan publik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini