nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berapa Kali Harus Berolahraga dalam Seminggu agar Tak Cepat Pikun

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 01 April 2020 21:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 01 612 2192591 berapa-kali-harus-berolahraga-dalam-seminggu-agar-tak-cepat-pikun-tmmkzxRNFW.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANYAK manfaat yang bisa kita dapatkan dari berolahraga secara rutin. Selain untuk meningkatkan imunitas tubuh, berolahraga juga menjadi salah satu cara menjaga berat badan.

Bahkan, olahraga secara rutin juga dapat meningkatkan daya ingat kita, sehingga kita tidak cepat pikun. Lantas, berapa kali dalam seminggu kita harus berolahraga?

Penelitian terbaru dalam jurnal Neurology menunjukkan bahwa rajin olahraga minimal seminggu tiga kali bisa membantu memperlambat penurunan fungsi otak atau pikun. Penelitian ini meneliti lebih dari 11 ribu penelitian lainnya terkait penurunan fungsi kognitif ringan (MCI).

olahraga di rumah

Dilansir dari Reuters, pemimpin penelitian Ronald Petersen dari American Academy of Neurology menyarankan untuk olahraga minimal tiga minggu sekali.

Nah, agar mendapat hasil yang maksimal, olahraga yang dilakukan merupakan gabungkan antara olahraga beban dan aerobik. Seseorang dengan MCI minimal berolahraga lari atau jalan cepat 50 menit secara rutin.

Cara ini dipercaya bisa membantu peredaran darah lebih lancar sehingga membuat enzim lebih banyak memecah protein penyebab plak di otak. "Olahraga bisa bermanfaat dalam memperlambat penurunan fungsi kognitif karena sudah lama ditunjukkan dapat menyebabkan stabilisasi atau perbaikan kognisi," ujar Ronald.

Hingga saat ini para ahli saraf masih mendiskusikan olahraga seperti apa yang baik untuk kesehatan otak. Selain olahraga, para ahli juga menjelaskan bahwa kesehatan otak juga bisa dijaga dengan diet kaya omega 3 di mana kandungan tersebut bisa ditemukan pada ikan.

"Bahkan kandungan asam lemak omega-3 pada ikan tak hanya baik untuk otak, tapi juga kesehatan orang yang memakannya secara menyeluruh. Kemampuan kognitif mereka terjaga walaupun hanya dengan makan ikan," ujar peneliti Dr James Becker dari University of Pittsburgh, Pennsylvania.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini