Sinar UV Bisa Digunakan untuk Disinfektan Uang dari Virus Corona Loh

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 02 April 2020 23:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 02 481 2193251 sinar-uv-bisa-digunakan-untuk-disinfektan-uang-dari-virus-corona-loh-sqeIYMH4w2.jpg Ilustrasi. (Foto: Spokeman)

VIRUS corona disebut bisa mati dengan paparan sinar ultraviolet. Bagaimana penjelasannya?

Pakar dari UV Light Technology Dan Arnold mengungkapkan, hanya ada satu jenis ultraviolet yang diklaim dapat mematikan virus corona. Itu adalah ultraviolet C (UVC) yang benar-benar jahat.

"UVC adalah benar-benar jahat, manusia tidak boleh terkena sinar itu," kata Arnold.

Untuk mendapatkan UVC tersebut, biasanya orang menggunakan satu jenis lampu sinar biru yang mengandung utraviolet berbahaya.

sinar uvc

Sementara itu, Arnold juga menjelaskan, sinar matahari mengandung tiga jenis UV. Pertama ada ultraviolet A (UVA), yang membentuk sebagian besar radiasi yang mencapai permukaan bumi. UVA mampu menembus jauh ke dalam kulit dan dianggap bertanggung jawab atas 80% penuaan kulit, dari keriput hingga bintik-bintik penuaan.

Selanjutnya ada ultraviolet B (UVB), yang dapat merusak DNA di kulit. Jika Anda terlalu lama terpapar UVB, menyebabkan kulit terbakar dan akhirnya kanker kulit.

Lalu ada UVC, yang sangat berbahaya untuk manusia. UVC memiliki bagian spektrum yang relatif tidak jelas, tepatnya terdiri dari panjang gelombang cahaya yang lebih pendek dan lebih berenergi.

UVC juga dianggap sangat baik dalam menghancurkan materi genetik dan berbagai macam virus, termasuk corona. Sampai para ilmuwan menemukan bahwa mereka dapat memanfaatkan UVC untuk membunuh mikroorganisme.

Untungnya, sebagian besar dari kita tidak mungkin pernah berhadapan dengan UVC. Karena spektrum itu disaring oleh ozon di atmosfer jauh sebelum mencapai kulit kita yang rapuh.

Meskipun belum ada penelitian yang melihat bagaimana UVC mempengaruhi COVID-19 secara khusus, penelitian telah menunjukkan bahwa UVC dapat digunakan terhadap virus corona lain, seperti SARS.

Radiasi melengkungkan struktur materi genetik mereka dan mencegah partikel virus membuat lebih banyak salinan dari diri mereka sendiri. Akibatnya, UVC terkonsentrasi sekarang berada di garis depan dalam pertarungan melawan COVID-19.

Di China, kabarnya seluruh bus juga diterangi oleh cahaya biru suram setiap malam. Sementara squat, robot pemancar UVC telah digunakan untuk membersihkan lantai di rumah sakit. Bahkan orang-orang menggunakan UVC untuk mendisinfeksi uang mereka.

Pada saat yang sama, pemasok peralatan UV telah melaporkan rekor penjualan, dan banyak yang segera meningkatkan produksi untuk memenuhi pesanan mereka.

Dampak UVC untuk manusia sendiri adalah akan menimbulkan rasa silau yang parah. Diperlukan berjam-jam untuk dapat terbakar matahari dari UVB, tetapi dengan UVC dibutuhkan beberapa detik. Seperti Anda merasakan 10 kali paparan sinar matahari. Nah, untuk menggunakan UVC dengan aman, Anda membutuhkan peralatan dan pelatihan khusus. (mrt)

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini