nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jubir COVID-19: Masyarakat Selalu Peduli Physical Distancing Lawan Corona

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 02 April 2020 17:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 02 612 2193114 jubir-covid-19-masyarakat-selalu-peduli-physical-distancing-lawan-corona-sMCM6CXjct.jpg Jubir Penanganan COVID-19. (Foto: BNPB)

JURU Bicara Pemerintah Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia, yang telah membantu berupaya memutus mata rantai penyebaran virus corona. Salah satunya yakni imbauan untuk physical distancing yang setiap hari digalakkan.

Tak bosan-bosannya, Yuri mengingatkan kepada masyakat untuk tinggal di rumah, bekerja dari rumah, belajar dari rumah, juga beribadah di rumah saja. Ia pun bangga dan kagum karena kepedulian masyarakat untuk mencegah virus corona terus meningkat.

yuri

"Kami sangat bangga dan kagum dengan inisiatif seluruh masyarakat indonesia untuk memastikan, seluruh teman, keluarga, kolega untuk tetap tinggal di rumah," tutur Yuri dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Rabu (2/4/2020).

Yuri juga meminta masyarakat untuk senantiasa menjaga jarak sosial dalam berkomunikasi. Untuk yang rindu keluarga di rumah bisa saling berkomunikasi lewat smartphone masing-masingm dengan teknologi chatting, video call, telepon dan sebagainya.

"Terima kasih untuk masyarakat yang patuh. Kita membutuhkan kerja sama, dengan bersatu, dengan bersinergi, untuk menjaga agar pandemi COVID-19 bisa kita selesaikan dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

Tak hanya kepada masyarakat, Yuri juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada relawan medis yang mau membantu menangani wabah corona ini. Belakangan banyak relawan medis dari berbagai daerah, yang bersedia membantu pengecekan spesimen, serta merawat pasien positif corona.

Sekadar informasi, data terakhir yang dikeluarkan BNPB per Kamis(2/4/2020) pukul 12.00 WIB, total kasus positif COVID-19 menyentuh angka 1.790 kasus, dengan 112 orang dinyatakan sembuh, dan 170 orang dilaporkan meninggal dunia.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini