nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Jitu Membujuk Anak agar Suka Makan Sayur dari Chef Cantik Farah Quinn

Ivankha Yulianto, Jurnalis · Minggu 05 April 2020 06:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 03 298 2193886 cara-jitu-membujuk-anak-agar-suka-makan-sayur-dari-chef-cantik-farah-quinn-CnRIaACLFo.jpg Farah Quinn. (Foto: Instagram/@farahquinnofficial)

ANAK-anak sering dianggap tidak terlalu suka makan sayur. Padahal salah Bunda, jika anak Anda dibiasakan makan sayur di rumah pasti mereka akan minta lagi.

Setiap hari manusia butuh makan sayur karena mengandung tinggi serat. Sayur juga tergolong makanan bergizi yang sangat penting untuk tumbuh kembang anak.

farah

Manfaat yang didapat bila sang anak suka makan sayur yaitu dapat menjaga keseimbangan metabolisme tubuh, mempertahankan kestabilan berat badan, menjaga kesehatan fungsi organ, memperkuat konsentrasi dan daya sistem kekebalan tubuh dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

Sayangnya karena sayuran rasanya kurang nikmat jika tak ditambah makanan lain, makanya anak-anak tidak terlalu suka. Sementara itu, bila anak tidak menyukai sayuran, biasanya orangtua tidak mau membiasakan atau bahkan hanya memberi makanan yang mengandung pemanis buatan dan garam. Jelas itu efeknya tidak baik ya Bunda.

Tenang Bunda, jika Anda ingin memulai membiasakan anak makan sayur, Farah Quinn punya cara jitu membujuk anak-anak agar suka. Chef cantik ini menyadari betul pentingnya makanan sehat dan bergizi bagi anak. Farah Quinn pun membagikan tips agar si kecil suka makan sayur dan makanan sehat lainnya. Dikutip Okezone dari instagram @farahquinnofficial berikut ulasannya.

Menurut Farah Quinn, hal pertama yang harus dilakukan agar anak suka makan-makanan yang bergizi, yaitu dengan menciptakan cita rasa dimulut sang anak dari dia masih kecil. Karena bayi tidak memiliki cita rasa di mulutnya.

"Jadi hindari memberikan bayi makanan atau minuman yang mengandung gula atau pemanis buatan, serta garam yang terkandung di dalam susu formula dan bubur instan," terangnya.

Jika dari awal bayi sudah makan-makanan yang mengandung zat tersebut, tentu saja si kecil akan menolak makan sayur dan buah, yang rasanya tidak semanis bubur instan tersebut. Maka dari itu, Farah Quinn menghimbau orangtua untuk menghindari memberikan makanan yang mengandung zat tersebut, agar anak suka makan-makanan sehat.

Masa emas anak yang terjadi dari umur 0 hingga 5 tahun adalah masa dimana otak anak berkembang 80 persen, maka dari itu peran orangtua sangat penting bagi seorang anak dalam mengawasi tumbuh kembang si kecil.

"Dengan cara memberi mereka makan-makanan sehat dan bergizi," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini