nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menkes Terawan Sebut Pemerintah Pakai Tamiflu untuk Pasien COVID-19, Obat Apa?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 03 April 2020 11:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 03 481 2193456 menkes-terawan-sebut-pemerintah-pakai-tamiflu-untuk-pasien-covid-19-obat-apa-0Ni8JFxR6K.jpg Obat Tamiflu (Foto : Biospace)

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memberitahu pada publik bahwa sejauh ini pihaknya menggunakan antivirus jenis Tamiflu untuk penanganan COVID-19. Hal ini dilakukan karena sampai sekarang belum ada obat khusus untuk penyakit infeksi ini.

Pernyataan tersebut Menkes Terawan sampaikan saat rapat virtual dengan Komisi IX DPR RI, kemarin (2/4/2020). Ia pun mengatakan pemerintah sudah mendistribusikan obat antivirus ini sebanyak 450 ribu buah ke rumah sakit rujukan COVID-19 di seluruh Indonesia.

Keyakinan Menkes Terawan menggunakan Tamiflu karena telah mendapatkan rekomendasi dari himpunan dokter paru-paru Indonesia. Lantas, apakah antivirus Tamiflu ini? Benarkah cocok digunakan untuk penderita COVID-19?

Secara garis besar, Tamiflu merupakan obat antivirus, yang mana merupakan inhibitor neuraminidase, digunakan dalam penanganan influensa A dan B. Obat ini banyak dianjurkan untuk penderita flu burung.

Tamiflu

Tamiflu sendiri merupakan merk dagang yang dijual oleh brand farmasi Roche yang mana kandungan utamanya adalah Oseltamivir. Obat ini dikembangkan oleh Gilead Sciences di Amerika Serikat.

Lebih lanjut, menurut laporan Web MD, Tamiflu dipercaya dapat membantu memperbaiki kondisi seperti hidung tersumbat, batuk, sakit tenggorokan, demam hingga mengigil, nyeri tubuh, dan rasa letih. Obat ini dipercaya dapat mempersingkat waktu pemulihan hingga 1-2 hari.

Tamiflu juga direkomendasikan untuk pasien yang terjangkit wabah flu di masyarakat. Mungkin, ini juga alasan Menkes Terawan menggunakan Tamiflu sebagai obat penanganan COVID-19 di Indonesia. Menjadi catatan bahwa obat ini bekerja menghentikan pertumbuhan flu, bukan pengganti vaksin flu.

Sementara itu, bagaimana dosis yang dianjurkan?

Diterangkan bahwa dosis penggunaan Tamiflu harus sesuai dengan rekomendasi dokter. Obat ini tidak bisa digunakan sembarangan.

Dosisnya sendiri didasarkan pada kondisi medis, fungsi ginjal, dan respons tubuh terhadap pengobatan. Untuk pasien anak-anak, dosis didasarkan pada berat badan.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini