nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rajin Cuci Tangan, Sudah Tepat Cara Mengeringkannya?

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 05 April 2020 05:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 03 481 2193887 rajin-cuci-tangan-sudah-tepat-cara-mengeringkannya-C3pIwGDfOd.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Rajin mencuci tangan minimal selama 20 detik jadi salah satu kunci pencegahan COVID-19. Tapi, bukan hanya mencuci tangan, melainkan juga cara mengeringkannya.

Hal ini sangat penting diperhatikan mengingat tangan yang lembap jadi media tepat untuk berkembang biaknya kuman. Miryam Wahrman, profesor Biologi di Universitas William Paterson menjelaskan, mencuci tangan yang sudah tepat manfaatnya akan sia-sia jika proses pengeringannya dilakukan dengan cara yang salah. Salah satunya tidak dikeringkan dengan sempurna, sebab kelembapan di tangan inilah yang membuat kuman tumbuh subur.

“Mengeringkan tangan setelah cuci tangan itu penuh potensi masalah, salah satunya masalah tangan bisa terkontaminasi ulang. Anda tidak mau kan membuang manfaat dari mencuci tangan di proses pengeringan tangan,” ujar Miryam.

Mengacu pada hasil studi penelitian, Profesor Biologi sekaligus penulis buku The Hand Book: Surviving in a Germ-Filled World menyebutkan cara paling higienis untuk mengeringkan tangan usai dicuci adalah dengan menggunakan paper towel dan handuk kain.

“Studi penelitian menunjukkan bahwa mengeringkan tangan dengan paper towel dan handuk kain menghilangkan kuman lebih banyak daripada mencuci tangan itu sendiri, karena gesekan pengeringan mengurangi jumlah kuman lebih banyak, ”katanya.

Keringkan Tangan

Namun pemakaian handuk ini dengan catatan hanya boleh digunakan di rumah. Setiap anggota penghuni rumah tersebut harus memiliki handuk dan tempat masing-masing untuk menggantungnya. Selain itu, juga harus dicuci teratur, bahkan disarankan rutin setiap beberapa hari sekali jika sering digunakan.

Sedangkan tisu, juga sama efektifnya loh! Selain itu, handuk kertas atau paper towel ini juga bisa sekalian dipakai untuk melapisi jari-jari tangan ketika mematikan keran air dan memegang gagang pintu ketika hendak membuka pintu, meskipun memang kurang ramah lingkungan daripada handuk kain.

Pengeringan dengan metode lain, seperti penggunaan mesin pengering otomatis tidak disarankan oleh Miryam. “Sebab mesin pengering udara hangat atau jet udara bisa mengeluarkan kembali kuman ke tangan kita, dan juga ke udara tempat kita bisa menghirupnya,” jelas Miryam.

Mendukung pernyataan di atas, dari hasil satu penelitian ditemukan bahwa mesin pengering udara dapat berhembus di sekitar udara yang berpotensi patogen. Lagipula, jika kita tak sabar dan tidak mau menunggu tangan sampai benar-benar kering sempurna seluruhnya, malah membuat wadah lingkungan tempat kuman-kuman dapat berkembang-biak.

Ketika tangan yang masih dalam keadaan lembap dan semi basah, kemudian memegang gagang pintu toilet umum ketika keluar dari toilet adalah proses rekontaminasi alias tangan yang tadinya sudah bersih menjadi terkontaminasi ulang

Direkomendasikan untuk selalu menggunakan paper towel yang tersedia di toilet umum dan bisa juga selalu sedia tisu kering bersih ketika paper towel tidak tersedia. Untuk mengeringkan tangan setelah dicuci, WHO sendiri melalui situs resminya juga menyebutkan memang setelah mencuci tangan dengan air dan sabun, tangan harus dikeringkan dengan menggunakan tisu atau paper towel.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini