nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah COVID-19, Cuci Tangan Pakai Sabun Biasa atau Antiseptik?

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 05 April 2020 04:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 04 03 481 2193902 cegah-covid-19-cuci-tangan-pakai-sabun-biasa-atau-antiseptik-8tr5DMKiYn.jpg Ilustrasi (Foto : CBC News)

Rajin mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir jadi salah satu kunci pencegahan COVID-19. Di sisi lain, pandemi COVID-19 ini juga membuat banyak masyarakat menjadi paranoid berlebihan untuk urusan cuci tangan.

Masih banyak menganggap mencuci tangan pakai sabun antiseptik lebih efektif membunuh virus dibanding sabun biasa. Lalu, sebenarnya boleh dan efektifkah jika kita mencuci tangan menggunakan sabun biasa?

Dalam sebuah studi penelitian yang digelar pada 1988 silam, para ilmuwan coba melihat apakah sabun batangan biasa memiliki kemungkinan untuk membuat kontaminasi pada 16 orang peserta uji coba. Hasilnya, para ilmuwan menemukan tidak ada jejak kontaminasi pada tangan dari 16 orang yang mencuci tangan dengan sabun tersebut.

Senada dengan hasil penelitian di atas, peneliti lingkungan sehat di Tufts University, Marlene Wolfe menyebutkan tidak ada banyak bukti yang menyatakan bakteri dari sabun batangan biasa bisa berpindah ke orang lain.

Cuci Tangan

Sementara itu, Dr. Carl Fichtenbaum, ahli penyakit menular di University of Cincinnati College of Medicine mengatakan, sabun jenis apapun yang dipakai tidak menjadi masalah. Sebab, COVID-19 adalah virus, sehingga memakai sabun tangan khusus antiseptik pun tidak akan memberikan keuntungan berbeda dibandingkan jenis sabun lainnya.

“Tidak ada bukti jelas bahwa sabun antibakteri bekerja lebih baik dibandingkan sabun jenis lain. Hal yang paling penting adalah cuci tangan Anda dengan benar selama minimal 20 detik,” jelas Dr. Carl, sebagaimana dilapor Huffingtonpost.

Malah sebetulnya, kita harus berhati-hati dalam penggunaan sabun antiseptik. Diungkapkan dokter anak di Rumah Sakit Anak Helen DeVos, Michigan, Amerika, Dr. Dan McGee, sebenarnya sabun antiseptik yang dipikir sebagian orang jauh lebih baik dibandingkan sabun biasa, nyatanya jika dipakai terus-terusan dapat berdampak negatif.

“Jika semua orang menggunakan sabun antibakteri, yang ada kita akan benar-benar mendorong bakteri kebal obat untuk berkembang. Sabun apapun dengan air sudah bagus,” tandasnya, seperti dikutip Today.

Cuci Tangan

Sementara itu, spesialis paru Rumah Sakit Persahabatan, dr Erlina Burhan mengingatkan betapa pentingnya mencuci tangan minimal selama 20 detik untuk mencegah penularan COVID-19 dengan cara yang benar. Dimulai dari permukaan dalam, sela-sela jari, pinggir-pinggir jari sampai ke ujung-ujung kuku, menyentuh semua permukaan tangan.

"Bahwa mencuci tangan harus bersih dan benar caranya dan ini durasinya sekitar 20 detik," ucap Erlina.

Imbauan pentingnya mencuci tangan minimal selama 20 detik juga disampaikan Jubir COVID-19, dr. Achmad Yurianto. Menurutnya sabun cuci tangan biasa sudah terbukti ampuh untuk membunuh virus corona. Sehingga tak ada lagi alasan untuk tidak rajin mencuci tangan.

“Tidak perlu mencari sesuatu yang sulit, karena secara ilmiah sudah dibuktikan virus ini sangat rentan dan mudah hancur manakala terkena sabun dan detergen," ujarnya dalam konferensi pers “Update COVID-19”, di Gedung BNPB Indonesia, Jumat 27 Maret 2020 lalu.



1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini