nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Banyaknya Orang Tanpa Gejala Positif Corona dengan Isolasi Diri, Ini Panduannya!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 05 April 2020 10:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 05 481 2194355 antisipasi-banyaknya-orang-tanpa-gejala-positif-corona-dengan-isolasi-diri-ini-panduannya-LLwQnsJQn2.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Tidak semua orang positif virus corona atau COVID-19 harus di rawat di rumah sakit. Pernyataan ini telah disampaikan berulang kali oleh pemerintah Indonesia maupun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Belakangan, kasus orang tanpa gejala (OTG) yang ternyata positif COVID-19 semakin meningkat. Sebagai langkah antisipasi penularan, mereka diimbau untuk melakukan isolasi diri sendiri di rumah selama 14 hari.

Jangka waktu tersebut memang sengaja dilakukan sembari menunggu hasil pemeriksaan sampel di laboratorium. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut siapa saja yang perlu melakukan isolasi diri, berikut Okezone rangkumkan ulasan lengkapnya, seperti dikutip dari infografis yang dikeluarkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, Minggu (5/4/2020).

Orang yang sakit

Bagi mereka yang mengalami gejala demam, batuk, polek, nyeri tenggorokkan, atau gejala penyakit saluran pernapasan lainnya, disarankan untuk segera mengisolasi diri. Meskipun tidak memiliki risiko penyakit penyerta lainnya seperti diabetes, penyakit jantung, kanker, penyakit paru kronik, AIDS, penyakit autoimun, dan lain sebagainya.

Masker

Orang Dalam Pemantauan (ODP)

Seseorang yang memiliki gejala demam atau gejala penyakit pernapasan dengan riwayat dari area transmisi lokal, atau orang yang tidak menunjukkan gejala tetapi pernah memiliki kontak erat dengan pasien positif COVID-19 juga harus segera mengisolasi diri.

Bila Anda masuk dalam dua kategori di atas, ada beberapa anjuran penting yang harus diperhatikan.

Pertama, Anda sebaiknya tinggal di rumah dan jangan pergi bekerja atau ke ruang publik.

Kedua, gunakan kamar terpisah di rumah dari anggota keluarga lainnya. Jika memungkinkan upayakan menjaga jarak setidaknya 1 meter dari anggota keluarga lain.

Ketiga, Jangan lupa gunakan masker selama masa isolasi diri, dan ukur lah suhu harian dan observasi gejala klinis seperti batuk dan kesulitan bernapas.

Keempat, hindari pemakaian bersama peralatan makan, perlengkapan mandi, dan linen/sprai.

Kelima, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Apa ila mengalami gejala ringan, lakukan pengobatan mandiri agar lekas sembuh.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini