nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tetangga Terinfeksi COVID-19? Ini yang Harus Anda Lakukan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 05 April 2020 15:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 05 481 2194450 tetangga-terinfeksi-covid-19-ini-yang-harus-anda-lakukan-f1YewD5I5H.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Pandemi virus corona atau COVID-19, menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Panic buying hingga stigmatisasi pada korban positif corona pun mulai bermunculan.

Perlu Anda ketahui, bahwa pemeritnah melalui Kementerian Kesehatan telah berulang mali menyatakan virus corona tidak dapat menyebar melalui udara. Penyebaran virus ini hanya terjadi saat seseorang melakukan kontak langsung dengan pasien positif COVID-19, atau terpapar droplet yang keluar dari batuk dan bersinnya.

Hal tersebut kian dipertegas oleh Gugus Tugas COVID-19 Jakarta Bidang Kesehatan. Dalam pernyataan tertulisnya, mereka menyoroti fenomena masyarakat Indonesia yang panik ketika ada tetangga terinfeksi virus corona.

"TIDAK... Virus tidak bisa gentayangan dari rumah tetangga ke rumah Anda. Ingat, jarak 1,5 meter saja sudah cukup untuk menjauhkan Anda dari virus," tulis pernyataan itu seperti diterima oleh Okezone, Minggu (5/4/2020).

Masker

Lantas, tindakan apa yang harus dilakukan? Pertama, jangan masuk ke rumah tetangga positif COVID-19, tanpa perlindungan memadai (masker).

Ingat selama Anda menjauhi area rumah mereka, Anda tidak akan tertular. Kalau terpaksa masuk untuk memberi bantuan, pakailah masker, ditambah perlindungan lain yang bisa Anda dapatkan.

Kemudian segeralah ganti baju, mandi dengan sabun (keramas pakai sampo), cuci baju tadi dengan sabun, karena sabun akan membunuh virus yang menempel di tubuh Anda.

Lalu, apa yang bisa Anda lakukan untuk membantu warga yg sedang jalani karantina rumah?

Pastikan kebutuhan pokok mereka terpenuhi. Kemudian bersihkan lingkungan sekitar dengan desinfektan.

"Jaga agar jangan ada orang masuk tanpa kepentingan dan tanpa pelindung.

Arahkan anggota keluarganya untuk melaksanakan tata cara isolasi pasien agar anggota keluarga lain tidak tertular," tulis pernyataan itu.

Perlu diketahui pula, orang yang tertular virus tidak ingin dirinya tertular. Mereka butuh cinta, perhatian, dan bantuan kita untuk sembuh. Jangan musuhi dan kucilkan mereka.

Jadi, tidak ada alasan untuk takut pada tetangga yang tertular COVID-19. Berbuatlah sebisa Anda untuk membantu mereka. Mari kita putuskan mata rantai bersama-sama.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini