nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Protokol Isolasi Mandiri untuk Cegah Penularan COVID-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 06 April 2020 12:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 06 481 2194787 protokol-isolasi-mandiri-untuk-cegah-penularan-covid-19-SpEB3pA9bj.jpg Jubir Pemerintah Penanganan COVID-19 (Foto : BNPB Indonesia/Youtube)

Isolasi mandiri di rumah adalah salah satu langkah memutus rantai penularan COVID-19. Orang-orang yang wajib lakukan isolasi mandiri adalah mereka yang sakit dari hasil pemeriksaan tes swab, rapid test positif dan menunjukkan gejala COVID-19.

Namun, melakukan isolasi mandiri tidak bisa sembarangan. Juru Bicara Pemerintah Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto menjelaskan ada beberapa protokol yang wajib dilakukan saat isolasi mandiri. Pada dasarnya isolasi adalah upaya untuk menjaga kontak fisik dekat supaya terhindar dari COVID-19. Oleh sebab itu, diambilah cara melakukannya jaga jarak sekiranya dua meter.

Juru Bicara Penanganan COVID-19

“Jadi, orang yang isolasi diri bisa berada di tengah-tengah keluarga tetapi harus menjaga kontak fisiknya kurang dari dua meter dengan seluruh anggota keluarganya yang ada di situ. Harus pakai masker terus, supaya droplet tertahan di masker. Kontak sosial ada tapi jaraknya yang diatur. Pakai masker apa saja boleh,” jelas Yuri siaran langsung di Gedung BNPB, Senin (6/4/2020).

Lebih lanjut, isolasi mandiri bisa dilakukan individual bukan kelompok dengan ketentuan tidak melakukan kontak dekat. Selalu menggunakan masker dan alat makan sendiri dan tidak makan sama-sama dalam satu tempat dengan saudara yang lain.

“Manakala tak memungkinkan untuk sendiri-sendiri. Inisiatif daerah bisa untuk mengumpulkan mereka pada suatu tempat. Tempat harus nyaman, bisa beristirahat dengan baik, bisa menjaga jarak dengan orang lain serta sarana dasar kebutuhan manusianya terpenuhi,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini