nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perempuan yang Punya Rambut Tubuh Lebih Banyak Mudah Jerawatan?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 06 April 2020 18:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 06 611 2194982 perempuan-yang-punya-rambut-tubuh-lebih-banyak-mudah-jerawatan-lQSMmnTWcS.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KEBERADAAN jerawat di wajah memang sangat mengganggu. Bahkan, mempengaruhi tingkat kepercayaan diri seseorang. Bagi para perempuan, mereka pun kerap menyamarkannya dengan pulasan makeup.

Tapi, menutup jerawat dengan makeup bukanlah solusi jangka panjang. Akan lebih baik, jika kita bisa mencari penyebab utama munculnya jerawat. Apakah karena kurang merawat kebersihan wajah atau kondisi hormon yang lagi tidak stabil?

Jika jerawat muncul karena kurangnya merawat diri, memang cukup mudah dituntaskan, hanya dengan mengubah kebiasaan jadi lebih rutin dan peduli dengan kebersihan wajah, jerawat mudah dihilangkan. Lantas bagaimana jika masalahnya ada pada hormonal?

Rupanya ada satu hal yang jadi pemicu timbulnya jerawat berlebih pada wanita. Kondisi tersebut dikenal dengan istilah hyperandrogen atau kelebihan hormon androgen dalam tubuh wanita. Meski dikenal sebagai hormon laki-laki, perempuan juga memproduksi hormon androgen di dalam tubuhnya. Hormon ini berperan dalam menumbuhkan rambut, memengaruhi kondisi kulit dan sel telur.

jerawat

Normalnya, jumlah hormon androgen dalam tubuh wanita hanya sedikit atau sekira 1 persen. Jika lebih dari itu, maka bisa berpotensi terjadi kelainan hormonal atau dikenal dengan hiperandrogen.

Meski tidak menunjukkan gejala klinis yang signifikan, namun kondisi hiperandrogen bisa dilihat dari tumbuhnya rambut di bagian tubuh wanita yang tak biasa, siklus menstruasi yang kacau atau sindrom ovarium polikistik (PCO). Lantas apa hubungannya dengan jerawat?

"Kelebihan hormon androgen pada wanita dapat meningkatkan proses pertumbuhan rambut. Karena hormon ini merangsang produksi kelenjar minyak berlebih dan nantinya ini akan jadi bakal jerawat," ucap Dr. Steffi Aditya, spesialis kecantikan.

Pada tubuh wanita dengan hiperandrogen, produksi minyak berlebih itu bisa membentuk keratin di folikel kulit, tempat tumbuhnya rambut-rambut. Kemudian minyak tersebut membentuk sebum dan menutup sel kulit mati lebih cepat dari biasanya.

Alhasil, folikel kulit tersumbat dan jadi tempat kuman penyebab jerawat berkumpul. Kemudian menimbulkan reaksi peradangan dan jadilah jerawat.

"Tak hanya di wajah, jerawat bisa tumbuh di ketiak bahkan punggung. Ketika tidak diatasi dengan tepat, bisa jadi jerawat akan lebih besar bahkan bisa membentuk jerawat batu," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini