nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Haru Krisnen, Bocah yang Kelaparan karena Lockdown Corona COVID-19

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 08 April 2020 05:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 07 612 2195573 kisah-haru-krisnen-bocah-yang-kelaparan-karena-lockdown-corona-covid-19-PIUtPGXoWb.jpg Bocah kelaparan di Malaysia. (Foto: Facebook)

BAGI golongan menengah ke atas, pandemi COVID-19 yang membuat pemerintah mengimbau untuk tetap di rumah jadi momen yang bisa digunakan untuk bekerja dari rumah, menikmati waktu lebih bersama keluarga, atau sekedar menghabiskan banyak waktu untuk bersantai di rumah. Tapi bagaimana dengan golongan orang yang tidak mampu?

Ya, tak sedikit masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari pendapatan sehari-hari. Masa-masa pembatasan wilayah dan aktivitas seperti sekarang tentunya jadi ujian yang sangat berat.

bocah

Bukti nyatanya dialami oleh seorang bocah laki-laki di Malaysia satu ini, yang dikisahkan karena MCO (Movement Control Order) yang diberlakukan di Malaysia, ia dan keluarganya sampai tidak makan hingga tiga hari lamanya.

Kisah haru sang bocah, terungkap melalui suatu tayangan video yang beredar di linimasa Facebook. Diunggah oleh netizen bernama Mohd Zaki Bin Salleh, di akun laman Facebook pribadinya.

Zaki mengisahkan, ia tak sengaja bertemu dengan Krisnen, anak laki-laki yang menceritakan sang ayah tidak bisa pergi bekerja. Karena kondisi pandemi corona COVID-19 di Malaysia, membuat ia sekeluarga sehari-hari tidak bisa makan secara teratur.

Dalam video tersebut, terungkap pula Krisnen sekeluarga bahkan terakhir makan sekitar tiga hari yang lalu, sebelum bertemu dengan Zaki.

“Ini kenyataan yang terjadi, aku memberhentikan mobil kemudian Krisnen mendatangiku dan bertanya apakah aku mempunyai makanan, sebab ia terakhir makan sekitar tiga hari yang lalu,” tulis Zaki sebagai keterangan video, seperti dikutip Worldofbuzz, Senin (6/4/2020).

Begitu iba mengetahui kondisi Krisnen yang kelaparan, langsung saja Zaki bertanya ada berapa orang di rumah sang bocah, Krisnen menjawab di rumahnya ada lima orang anggota keluarga, termasuk dirinya.

Kemudian Zaki pun langsung memberikan Krisnen lima porsi nasi, ikan lele dan saus. Agar Krisnen sekeluarga bisa makan dan tidak lagi merasa kelaparan.

“Aku bertanya pada Krisnen, ada berapa orang di rumahnya. Ia menjawab ada lima orang, jadi aku langsung memberikan Krisnen lima porsi nasi, ikan lele dan saus. Aku yakin keluarganya akan menikmati makanan mereka malam ini,” tambah Zaki.

Sejatinya, apa yang dilakukan oleh Zaki kepada Krisnen ini semoga bisa juga kita lakukan kepada orang-orang di sekitar kita yang membutuhkan. Bahwasanya, di masa karantina mandiri dengan bekerja, belajar dan beribadah di rumah serta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat ini masih banyak orang yang tidak bisa makan secara teratur dan kelaparan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini