nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PSBB Jakarta, Ingat 5 Hal Sebelum Naik MRT untuk Cegah Corona COVID-19

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 08 April 2020 11:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 08 406 2195931 psbb-jakarta-ingat-5-hal-sebelum-naik-mrt-untuk-cegah-corona-covid-19-5U6RFVwi3U.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

SETELAH disetujui Menteri Kesehatan RI Terawan Agus, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dalam rangka percepatan penanganan virus corona COVID-19. Maka ada pembatasan kegiatan yang harus dipatuhi masyarakat, termasuk saat menaiki transportasi publik.

Moda Raya Transportasi atau MRT, jadi salah satu transportasi andalan masyarakat Jakarta sekarang ini. Saat PSBB Jakarta berlaku, pasti penumpang harus mengikuti protokoler yang ada.

MRT pun masih beroperasional seperti biasa dengan sederet penyesuaian waktu dan jumlah penumpang. Bagi Anda yang masih harus mobilitas dengan menggunakan MRT, ada baiknya mengetahui cara melindungi diri dari penularan corona COVID-19 di MRT.

Dilansir Okezone dari akun laman Instagram resmi MRT Jakarta @mrtjkt, Rabu (8/4/2020), yuk simak ulasan singkatnya berikut ini.

Hindari kontak fisik

mrt

Hindari kontak fisik selama berada di dalam lingkungan stasiun atau MRT Jakarta, dengan cara menjaga jarak aman minimum satu meter. Di gerbang masuk atau tap in, saat mengantre giliran untuk dicek suhu tubuhnya berdirilah di tanda yang sudah dipasang oleh pihak MRT agar tidak dekat-dekat dengan penumpang lainnya.

Begitu juga saat duduk di peron, jangan berhimpitan dengan penumpang lain di satu bangku. Saat di kereta, duduk berjarak di bangku yang diperbolehkan untuk duduk. Bangku yang diberi tanda X, artinya tidak untuk diduduki oleh penumpang.

Wajib masker

Sudah diumumkan bahwa semua orang, tidak ada pengecualian semuanya wajib pakai masker ketika berada atau berkegiatan di luar rumah. Begitu juga calon penumpang MRT, yang harus pakai masker ketika akan memasuki stasiun dan menggunakan layanan MRT Jakarta. Kebijakan ini akan disosialisasikan mulai tanggal 6-11 April 2020 dan efektif diberlakukan tanggal 12 April 2020. Setelah resmi diberlakukan, apabila ada calon penumpang yang tidak pakai masker, maka calon penumpang tidak tidak boleh masuk ke area stasiun MRT loh!

Minimalisasi tunai

Di setiap stasiun MRT memiliki ticket vending machine atau mesin tiket otomatis untuk bertransaksi. Tujuannya memudahkan penumpang, agar tak perlu mengantri dan melakukan kontak fisik dengan petugas di loket transaksi.

Kartu jelajah berganda

Anda juga wajib memiliki kartu jelajah berganda yang dikeluarkan langsung oleh MRT, mengingat sejak 1 April MRT sudah tidak melayani pembelian kartu single trip untuk sementara waktu. Selain membuat Anda tak perlu mengantre lagi di loket atau di mesin tiket otomatis, dengan kartu yang masa berlakunya tidak terbatas ini, mobilitas bisa jadi lebih cepat. Sehingga meminimalisasikan terjadinya antrean di gate. Sebab kecepatan sensorik kartu ini sudah bisa terbaca hanya dalam waktu 0,5 detik saja.

Hindari jam-jam sibuk

Mengingat tidak semua pekerja di Jakarta bisa bekerja dari rumah, ini artinya masih banyak pekerja di sektor tertentu misalnya media, bank, transportasi publik, supermarket, dan sebagainya tetap harus bekerja di luar rumah.

Sebisa mungkin pilih jam keberangkatan dan jam kepulangan Anda saat naik MRT di jam-jam yang tidak terlalu sibuk, sehingga tidak bertemu orang banyak. Kereta MRT kini telah memberlakukan jadwal selang per 20 menit sekali, dengan pukul 19.57 WIB sebagai jam keberangkatan terakhir menuju Lebak Bulus dan 19.23 untuk keberangkatan menuju Bundaran HI dengan catatan terakhir mengangkut penumpang di stasiun Blok M.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini