Glenn Fredly Meninggal, Ini 5 Ciri-Ciri Penyakit Meningitis

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 09 April 2020 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 09 481 2196533 glenn-fredly-meninggal-ini-5-ciri-ciri-penyakit-meningitis-K1F6ldgwBN.jpg Glenn Fredly. (Foto: Instagram/@glennfredly309)

MUSIKUS Glenn Fredly meninggal dunia pada Rabu 8 April 2020 pukul 18.47 WIB. Pelantun tembang Sedih Tak Berujung itu mengembuskan napas terakhir di usia 44 tahun, setelah berjuang melawan penyakit meningitis yang cukup lama dideritanya.

Meningitis atau radang selaput otak adalah kondisi terjadinya peradangan pada membran, yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang. Secara kesatuan juga disebut dengan istilah meningen.

Radang yang terjadi pada pasien meningitis dapat disebabkan oleh infeksi oleh virus, bakteri atau juga mikroorganisme lain. Gejala umum dari meningitis sendiri mencakup sakit kepala dan leher kaku, disertai oleh demam, kebingungan atau perubahan kesadaran, muntah, dan kepekaan terhadap cahaya (fotofobia) atau suara keras (fonofobia).

Meski tergolong penyakit langka, meningitis merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan. Sehingga tak ada salahnya kita menyimak ciri-ciri orang yang berpotensi terserang penyakit tersebut. Berikut Okezone rangkumkan ulasannya, dikutip Honestdocs, Kamis (9/4/2020).

Sakit kepala

sakit kepala

Biasanya sakit kepala akan terjadi terus menerus dan bukan sekadar pusing biasa, rasa sakitnya sungguh sangat luar biasa seperti saat seseorang terserang migrain. Gejala ini muncul tiba-tiba, atau satu minggu setelah terinfeksi dan disertai demam.

Leher kaku

Semua orang tentu pernah mengeluhkan sakit leher atau pegal akibat salah tidur. Bedanya, leher kaku akibat meningitis benar-benar sangat menyiksa. Bahkan, rasa sakit akan tetap dirasakan ketika duduk atau berbaring.

Bingung

Orang dengan meningitis acapkali menunjukkan perubahan sikap maupun perilaku. Sebagai contoh, bila sebelumnya pasien dikenal tegas, gesit, lugas, setelah terserang penyakit ini mereka cenderung susah fokus dan bingung ketika harus mengambil keputusan. Gejala tersebut bisa bertambah parah, bila usia penderita telah memasuki masa-masa lansia.

Sensitif terhadap cahaya

Meningitis membuat penderitanya senisitif terhadap cahaya. Bila terlalu sering melihat cahaya, mereka biasanya akan mengalami migrain dan rasa tak nyaman. Hal ini disebabkan oleh peradangan di otak uang menekan saraf penglihatan. Dalam beberapa kasus, banyak orang yang mengalami pandangan kabur dan cedera pada mata lainnya.

Mual dan muntah

Dalam beberapa kasus, meningitis juga disertai dengan gejala mual dan muntah. Hal ini terjadi akibat akumulasi dari gejala-gejala lainnya seperti sakit kepala ekstrem, sensitif pada pencahayaan, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, mereka harus menghidrasi tubuh dengan banyak meminum air dan mengonsumsi makanan bergizi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini