Agar Tetap Sehat di Tengah Erupsi Gunung Krakatau, Lakukan 4 Hal Ini

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 11 April 2020 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 11 481 2197602 agar-tetap-sehat-di-tengah-erupsi-gunung-krakatau-lakukan-4-hal-ini-jBKEBO1204.jpg Ilustrasi. Foto: Istimewa

Di Indonesia terdapat puluhan gunung yang masih aktif. Hal ini membuat penduduk wajib membekali diri dengan pengetahuan tentang bencana gunung api sehingga bisa melakukan sederet persiapan dalam menghadapinya.

Seperti saat ini, sebagaimana dilaporkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam laman resminya, disebutkan telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada Jumat 10 April 2020 pukul 22:35 WIB, dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 meter di atas puncak (± 500 meter di atas permukaan laut), Status Waspada atau Level II.

Saat gunung meletus alias terjadinya erupsi, kita bukan wajib melindungi diri sekaligus menjaga kesehatan. Apa saja yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan saat bencana gunung meletus terjadi?

Menyitat pedoman Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana yang dibuat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berikut langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan saat bencana alam gunung meletus.

Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Jumat 10 April 2020 malam. (Foto: Istimewa/PVMBG)

1.Pilihan busana yang tepat gunung meletus ialah dengan mengenakan baju lengan panjang, celana panjang, dan topi yang berfungsi untuk menutupi kulit. Melindungi kulit dari paparan hujan abu, sekaligus meminimalisasi area kulit yang terekspos udara bebas.

2.Sebagai alat pelindung diri, wajib menggunakan masker untuk menutupi dan mengamankan mulut dan hidung dari debu vulkanik sekaligus gas beracun.

3.Selain masker, kacamata diperlukan untuk melindungi kesehatan mata dari debu vulkanik. Jadi pakai pelindung mata tersebut jika Gunung Anak Krakatu erupsi lagi.

4. Idealnya sebagai antisipasi, setiap orang atau rumah sudah memiliki tas ready kit atau tas darutat berisi 10 barang yang dibutuhkan saat ada bencana. Begitu bencana terjadi, tas bisa langsung dibawa dan bisa sebagai bekal diri di tempat evakuasi .

Sebanyak 10 barang yang harus ada di dalam tas darurat bencana ini adalah air minum untuk 3 – 10 hari, makanan kering atau instan untuk 3 – 10 hari, obat P3K, obat – obatan pribadi, lampu senter baterai ekstra baterai, radio sekaligus baterai ekstranya.

Kemudian jangan lupa untuk membawa pembersih higienis, contohnya tisu basah, hand sanitizer, perlengkapan mandi. Uang tunai secukupnya, dokumen penting seperti sertifikat kelahiran, sertifikat tanah dan rumah, ijazah, dokumen asuransi, surat kepemilikan aset, beberapa helai pakaian, jaket dan sepatu, serta terakhir peralatan tambahan yakni peluit, sarung tangan, selotip, pisau serbaguna, masker, pelindung kepala.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini