7 Cara Lindungi Diri jika Terjadi Letusan Susulan Gunung Anak Krakatau

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 11 April 2020 10:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 11 612 2197523 7-cara-lindungi-diri-jika-terjadi-letusan-susulan-gunung-anak-krakatau-6J4vR7nIec.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

GUNUNG Anak Krakatau yang terletak di Perairan Selat Sunda, Lampung, meletus pada Jumat 10 April 2020 sekira pukul 22.35 WIB. Gunung tersebut masih berstatus Waspada atau Level II.

Berdasarkan pengamatan dari Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Pasauran, Banten, Gunung Anak Krakatau masih menyemburkan abu vulkanis setinggi 500 meter di atas permukaan laut. Hal itu terpantau sejak pukul 00.03 WIB tadi.

"Masih erupsi strombolian sekitar 500 meter," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM Kasbani kepada Okezone, Sabtu (11/4/2020).

Rasa panik datang ketika terjadinya letusan gunung api tentu wajar dirasakan. Rasa panik ini bisa membuat Anda bingung, tentang apa yang sebaiknya langkah yang harus dilakukan.

Lalu apa saja sebetulnya yang harus dilakukan ketika terjadi letusan susulan? Seperti imbauan pemerintah yang tertulis di situs Pusat Krisis Kementerian Kesehatan, berikut ulasan selengkapnya.

Jauhi area gunung

gunung

Hal pertama yang wajib dilakukan jika terjadi letusan gunung api adalah menjauhi area gunung. Terutama area berbahaya seperti lereng gunung, lembah dan daerah aliran lahar, lembah atau daerah aliran sungai.

Jauhi wilayah yang terkena hujan abu

Tidak hanya menjauhi area gunung, tapi kita juga harus menjauhi wilayah yang terkena hujan abu.

Jangan kendarai mobil di area hujan abu

Jangan mengendarai mobil di daerah yang terkena hujan abu. Sebab bisa merusak mesin sampai persneling. Saat terjadi letusan, Anda juga tidak boleh berada di lokasi yang direkomendasikan untuk dikosongkan.

Lindungi diri

Kemudian jika kita tengah berada di tempat terbuka, lindungi diri semaksimal mungkin dari abu letusan dan awan panas. Mengingat sudah ada letusan susulan, maka kita tidak boleh lengah sebab sewaktu waktu bisa terjadi letusan susulan lagi.

Pakai pakaian yang melindungi tubuh dan aksesorisnya

Dalam kondisi darurat seperti ini, kenakanlah pakaian yang bisa melindungi tubuh. Contohnya baju model lengan panjang, celana panjang, dan topi.

Gunakan masker

Sementara itu, untuk perlindungan diri, BNPB menyebutkan selain mengenakan baju dan celana panjang, Anda wajib mengenakan pelindung diri tambahan lainnya. Dengan menggunakan masker atau kain untuk menutupi melindungi bagian mulut dan hidung.

Pakai kacamata pelindung

Tambahkan lagi dengan mengenakan kacamata pelindung dan hindari memakai lensa kontak.

Tutupi wajah dengan tangan

Anda juga harus menutup wajah dengan kedua belah tangan saat turunnya awan panas.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini