Amankah Pangkas Rambut saat Pandemi Virus Corona?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 11 April 2020 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 11 612 2197609 amankah-pangkas-rambut-saat-pandemi-virus-corona-Fn93cAMKkc.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

Salah satu sektor usaha yang terdampak pandemi virus corona (COVID-19) adalah pangkas rambut atau salon kecantikan.

Sekadar informasi, salon masuk ke dalam daftar layanan yang mesti ditutup saat penerapan lockdown dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Lalu seberapa berbahaya memangkas rambut di salon saat pandemi COVID-19?

Dikutip dari laman ABC pada Sabtu (11/4/2020) seorang ahli asal Australia sekaligus penasehat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk COVID-19, Marylouise McLaws mengatakan ada risiko penularan yang signifikan dalam ruang salon.

Penata rambut akan memotong rambut pelanggan dari belakang, namun ereka juga harus memotong rambut pelanggannya dari bagian depan sehingga tidak ada jarak 1,5 atau 2 meter. Padahal physical distancing merupakan hal yang paling dianjurkan guna mencegah penularan COVID-19.

Ilustrasi. Foto: Shutterstock

“Jika orang-orang berada dalam antrean, kami ingin mereka terpisah beberapa meter. Ini berfungsi untuk menghindari paparan infeksi kepada pengunjung selama setengah jam menunggu,” terang Marylouise

Sementara CEO Dewan Penata Rambut Australia, Sandy Chong juga menilai risiko yang signifikan di ruang salon. Semua risiko ini berlaku untuk penata rambut, tetapi mereka memiliki risiko berlipat ganda karena penata rambut umumnya bertemu banyak pelanggan sepanjang hari.

Ia juga mengatakan tidak semua pengunjung yang datang mempertimbangkan bahaya yang terjadi saat pandemi COVID-19.

"Orang-orang masih datang ke salon dan mengklaim bahwa mereka sedang berlibur," ucap seorang Penata Rambut asal Melbourne, Sarah Anderson.

Lalu adakah cara untuk mengurangi risiko infeksi? Petugas Medis di Australia Paul Kelly mengatakan ada banyak hal yang dapat dilakukan pekerja salon untuk meminimalkan risiko penularan virus corona COVID-19.

"Memiliki hand sanitiser di pintu, memastikan orang mencuci tangan sebelum masuk, dan memberi peraturan orang yang sakit tidak boleh datang adalah pilihan tepat. Penata rambut di Australia menyarankan untuk membuat kursi kosong, makan siang kalaa istrihat di luar salon, dan mengenakan masker dan sarung tangan,” lanjutnya.

Jadi haruskah tetap memaksakan diri ke salon di tengah pandemi COVID-19? Berdasarkan saran Pemerintah Australia kepada warganya, ini tergantung pada apakah Anda menganggap potong rambut adalah kebutuhan yang mutlak diperlukan.

Pemerintah telah meminta warga Australia untuk tinggal di rumah, kalau ingin keluar maka itu harus yang penting sekali. Masyarakat diminta menggunakan akal sehat untuk menentukan kapan keluar rumah.

Warga Australia juga disarankan untuk menjaga jarak dengan orang lain sejauh 1,5 meter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini