Ibu Hamil Takut Tertular Corona COVID, Perlukah Rapid Test Sebelum Melahirkan?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 13 April 2020 17:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 13 481 2198497 ibu-hamil-takut-tertular-corona-covid-perlukah-rapid-test-sebelum-melahirkan-NZDXWXvhtr.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

IBU hamil memang sangat rentan terhadap infeksi virus dan penyakit. Terutama saat pandemi virus corona COVID-19 yang mewabah di Indonesia.

Kekhawatiran tentu ada di benak ibu hamil. Sampai mungkin Anda berpikiran ingin melakukan rapid test, seperti yang disiapkan oleh pemerintah.

Namun perlukah rapid test dilakukan pada ibu hamil? Dilansir Okezone dari situs resmi WHO, Senin (13/4/2020), protokol dan kelayakan pemeriksaan dapat berbeda. Tergantung dari daerah tempat tinggal seseorang.

hamil

Nah, jika ibu hamil dengan gejala corona COVID-19, WHO merekomendasikan harus diprioritaskan untuk menjalani pemeriksaan. Tindakan ini sangat penting untuk dilakukan. Karenanya ibu hamil yang terinfeksi COVID-19, sangat mungkin membutuhkan perawatan khusus.

Nah hingga saat ini, belum diketahui apakah seorang ibu hamil yang terinfeksi COVID-19 dapat menularkan virus kepada janin atau bayi selama kehamilan atau persalinan. Virus corona COVID-19 belum ditemukan dalam sampel cairan amniotik atau ketuban dan juga ASI.

Setiap ibu hamil, yang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 mempunyai hak untuk mendapatkan perawatan dengan kualitas yang tinggi. Perawatan tersebut diberikan sebelum, selama dan setelah proses persalinan.

Beberapa tindakan medis yang wajib dilakukan meliputi perawatan kesehatan antenatal, melahirkan bayi, pasca melahirkan (nifas), dan juga kesehatan mental.

Sementara itu, ibu hamil dinyatakan atau terinfeksi corona COVID-19, maka tenaga kesehatan harus melakukan tindakan pencegahan yang tepat. Caranya adalah menggunakan pakaian pelindung yang tepat (APD) untuk mengurangi risiko infeksi, termasuk menggunakan baju hazmat, penutup kepala, sarung tangan, juga masker.

Selain itu, jaga kebersihan diri seperti cuci tangan pakai sabun. Selain itu, tidak menyentuh area wajah, hidung, mulut atau bagian tubuh lainnya yang dapat mengantarkan virus.

Sementara itu, berikut beberapa hal yang perlu disiapkan selama proses persalinan, supaya dapat berjalan aman dan lancar.

1. Diperlakukan dengan hormat dan bermartabat.

2. Tetap memiliki pendamping selama persalinan.

3. Komunikasi yang jelas oleh staf kebidanan.

4. Diberikan obat-obatan yang tepat, seperti penghilang nyeri.

5. Mobilitas dalam persalinan jika memungkinkan, dan posisi kelahiran.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini