Negaranya Lockdown akibat COVID-19, Pasangan Lansia Ini Pacaran di Perbatasan

Rabu 15 April 2020 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 15 196 2199629 negaranya-lockdown-akibat-covid-19-pasangan-lansia-ini-pacaran-di-perbatasan-O2eZ9ob1E7.jpg Pasangan lansia beda negara teedampak COVID-19. (Foto: BBC/Noele Illien)

JIKA sebelumnya pasangan muda yang terpisah ruang dan waktu akibat corona COVID-19, beda halnya dengan kisah cinta hubungan jarak jauh atau LDR di antara pasangan lansia. Mereka terpisah antara Jerman-Denmark dan harus bertemu di perbatasan negara.

Mereka adalah Karsten Tüchsen Hansen (89), rela bersepeda ke perbatasan Jerman-Denmark untuk bertemu pacarnya, Inga Rasmussen (85) hampir setiap hari. Mengingat Jerman dan Denmark juga ditutup, serupa dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

cinta

Sejak jatuh cinta dua tahun lalu, pasangan itu menghabiskan hampir setiap hari bersama. Rasmussen biasanya menginap di rumah Hansen, yang berjarak 15 km di Süderlügum. Mereka membuat keputusan sulit saat dikarantina, karena masing-masing ingin tinggal di dekat keluarga mereka.

Sejak perbatasan antara Jerman dan Denmark ditutup pada 14 Maret 2020. Namun pasangan ini terus bertemu setiap hari.

Rasmussen berkendara ke perbatasan dari kota Gallehus. Lalu Hansen biasanya mengendarai sepedanya dari Süderlügum. Pasangan romantis ini bertemu di barikade yang menghalangi mereka, di dekat Kota Aventoft. Kadang mereka membawa kursi untuk bercengkrama, sembari minum kopi dan kadang-kadang minuman schnapps.

"(Bertemu) antara pukul 15:00 dan 17:00 waktu setempat, tidak peduli cuaca apa pun," kata Hansen, dilansir Okezone dari BBC Indonesia.

Hanya pada hari Minggu mereka bertemu sedikit lebih awal, hanya untuk berbagi makan siang yang dibuat oleh Rasmussen. Dia menggambarkan waktu yang mereka habiskan bersama sebagai puncak dari hari-harinya.

Meski dia rindu memeluk pasangannya, Hansen mengatakan bahwa kesehatan harus menjadi prioritas saat ini. Mereka berencana untuk berlibur setelah semuanya kembali normal, mungkin dengan menyusuri Sungai Danube dengan perahu.

Sampai saat itu tiba, mereka akan saling mendukung melalui masa sulit ini dan terus menikmati hubungan khusus mereka.

"Saya tidak pernah berpikir saya akan jatuh cinta pada usia 89," kata Hansen.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini