Simpanse Jadi Petugas Penyemprot Disinfektan, Pencinta Hewan Murka!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 17 April 2020 18:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 17 612 2200828 simpanse-jadi-petugas-penyemprot-disinfektan-pencinta-hewan-murka-USGVED9Kor.jpg Simpanse jadi penyemprot disinfektan dikecam (Foto : Nypost)

Seekor simpanse terlihat mengerjakan pekerjaan manusia di Samutprakarn Crocodile Farm and Zoo, Thailand. Ia diajarkan bagaimana menjadi petugas penyemprot disinfektan kebun binatang tersebut.

Aksi ini direkam petugas kebun binatang dan tersebar di media sosial. Dalam video tersebut, simpanse itu dikenakan pakaian layaknya manusia, hewan itu mengenakan baju Hawaii dengan celana denim, lengkap dengan masker di wajahnya.

Kemudian, hewan tersebut dibekai alat penyemprot disinfektan dan menaiki sepeda roda tiga untuk kemudian keliling kebun binatang menyemprotkan disinfektan. Bisa dilihat bersama, rantai masih mengikat tubuh mungil hewan primata tersebut.

Aksi memilukan ini dikecam People for the Ethnical Treatment of Animals (PETA). Dalam laporannya, simpanse tidak sepatutnya melakukan aksi tersebut.

Simpanse

"Tempat seperti Samutprakarn Crocodile Farm and Zoo ini merupakan neraka bagi hewan-hewan yang berada di sana, salah satunya simpanse ini yang hidup seperti dalam tahanan, sengsara setiap hari," kata juru bicara PETA Asia Nirali Shah, dilansir dari New York Post.

Shah melanjutkan, hewan yang ada di kebun binatang itu dianiaya secara rutin. "Ketika hewan-hewan tak dipergunakan sebagai alat pertunjukan, mereka ditempatkan di kandang yang sangat sempit," sambungnya.

PETA pun sudah mengajukan surat aduan pada kepolisian Thailand mengenai aksi yang dilakukan kebun binatang tersebut. PETA mendesak agar kepolisian memeriksa secara detil apa saja yang dilakukan kebun binatang tersebut terhadap hewan yang ada di sana.

Simpanse

Namun, kecaman PETA sepertinya tak berjalan mulus. Sebab, Direktur Kebun Binatang Uthen Yangpraphakorn mengklaim, tak ada 'bisnis monyet' yang dilakukan pihak kebun binatang. Menurut Uthen, apa yang dilakukan pegawai kebun binatang adalah kegiatan 'menyenangkan' untuk hewan-hewan.

"Kami telah tutup kebun binatang sejak pemerintah mengeluarkan surat resmi terkait virus corona. Jadi, bisa dibilang kebun binatang tak melakukan aksi apa-apa," katanya. Ia melanjutkan, apa yang dilakukan dalam video hanya latihan selama waktu tenang.

Uthen menambahkan, pihaknya menjaga dengan disiplin kebun binatang tersebut dengan membersihkannya dua atau tiga kalu seminggu. Pihaknya pun siap jika pemerintah meminta kebun binatang untuk buka kembali.

"Simpanse ini dilatih untuk merentangkan tubuhnya selama dia tak aktif karena kebun binatang tutup sementara waktu," sanggah Uthen.

Sementara itu, Animal Rights Investigators mengakatakan, kebun binatang itu memang terkenal memperlakukan hewan secara tidak baik. Menurut laporan Sun, hewan di sana mendapatkan aksi kejahatan seperti dipukul dengan tongkat bambu atau membiarkan hewan kekurangan gizi hingga kelaparan.

Sun pun melaporkan, Desember tahun lalu sebuah video beredar di jagat maya memperlihatkan gajah yang sangat kurus dipaksa tetap tampil di depan pengunjung. Gajah tersebut terlihat melakukan beberapa trik dan video ini pun dikecam banyak pihak.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini