Ketahui Hal-Hal Ini Sebelum Potong Rambut ke Salon saat Pandemi COVID-19

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 19 April 2020 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 19 611 2201477 ketahui-hal-hal-ini-sebelum-potong-rambut-ke-salon-saat-pandemi-covid-19-Hm9kg6dac9.jpg Ilustrasi (Foto : Mirror)

Setelah menjalani kurang lebih satu bulan karantina mandiri di rumah, mulai terlihat dilema keseharian di masyarakat. Salah satu contohnya tentang masalah potong rambut.

Cukup banyak masyarakat yang mengalami dilema soal pergi ke salon atau barber shop di tengah pandemi COVID-19. Merasa sudah risih dengan kondisi atau tampilan rambut, namun di sisi lain merasa takut atau cemas jika harus ke salon.

Terlihat sebagai masalah kecil, tapi nyatanya masalah rambut ini begitu mempengaruhi mood seseorang loh. Apalagi bagi orang-orang yang terbiasa sangat memperhatikan penampilan dan kondisi rambutnya.

Lalu sebenarnya, aman atau tidak jika potong rambut di salon? Apakah harus nekat dan belajar untuk potong sendiri di rumah, atau tetap berani datang ke salon?

Potong Rambut

Aar dari Aar Yazuar Hair & Beauty Salon, pemilik sekaligus hairstylist salon di kawasan Kemang, Jakarta Selatan mengatakan, dia tak menampik bahwa dilema ini adalah masalah yang cukup rumit. Namun dia pribadi menyebutkan pilihan untuk tetap potong rambut ke salon atau nekat akhirnya potong sendiri di rumah, keduanya sama-sama bisa dipilih. Tergantung dengan kebutuhan dan tingkat kesiapan setiap orang.

“Rada rumit sih memang, ya ada juga yang tetap berani ke salon. Menurut saya pribadi, dua-duanya bisa ya tergantung pelanggan sendiri. Buat tipe orang yang sangat peduli rambutnya biasanya punya hairstylist langganan, ke salon juga enggak masalah,” ujar Aar kala dihubungi Okezone, belum lama ini melalui telefon.

Berdasarkan pengalamannya, sejauh ini ia melihat rata-rata pelanggan yang datang adalah tipe individu yang sudah mengikuti aturan dan sangat memperhatikan detail soal salon hingga para pegawainya.

“Rata-rata yang aku lihat orang yang datang itu pasti sudah mengikuti aturan, enggak mungkin tidak. Berani ambil risiko, makanya nyari salonnya juga yang rekomendasi, detail, kualitas professional orang-orangnya dilihat, tingkat kenyamanannya diperhatikan banget,” imbuhnya.

Bagi orang-orang yang memilih untuk tetap potong rambut di salon atau barber shop, Aar mengingatkan, harus sudah mengetahui dan memahami segala prosedur. Baik itu soal prosedur kesehatan, keselamatan, dan keamanan.

“Prosedur SOP kesehatannya kan banyak, harus tahu dan siap dengan konsekuensinya. Cari salon yang sudah terjamin higienisnya, para stafnya yang berkualitas terjamin. Hairstylist dan pelanggan juga harus sama-sama jujur, diskusi dulu kondisi kesehatan gimana, rumah atau salonnya masuk red zone atau enggak. Intinya, butuh pertimbangan teliti dulu sebelum ada keputusan untuk keluar rumah,” pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini