Share

Hari Kartini, Peran Perempuan Sangat Berarti bagi Indonesia Hadapi COVID-19

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Selasa 21 April 2020 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 21 196 2202621 hari-kartini-peran-perempuan-sangat-berarti-bagi-indonesia-hadapi-covid-19-oP6XqBAJ3S.jpg dr Erlina Burhan (Foto : BNPB Indonesia/Youtube)

Hari Kartini Tahun ini di Indonesia terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pandemi COVID-19. Namun, semangat dan perjuangan Kartini tak boleh padam karena pandemi COVID-19.

Perempuan-perempuan Indonesia bisa memiliki peran penting di tengah pandemi COVID-19. Seperti yang diutarakan Dokter Spesialis Paru RS Umum Pusat (RSUP) Persahabatan dr. Erlina Burhan, SpP. Menurutnya, perempuan berperan sebagai ibu harus bisa memastikan semua anggota keluarga tetap di rumah saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Kalau sebagai ibu dengan suasana PSBB, semua di rumah, termasuk anak sekolah. Jadi sekiranya ibu-ibu yang ada di rumah memastikan anak-anak dan keluarganya stay at home," ujarnya di Graha BNPB Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Lebih lanjut, dokter yang juga ibu dari tiga orang anak tersebut mengatakan, sebagai orang ibu bisa mendampingi anak-anak selama belajar di rumah. Ibu juga bisa berperan menciptakan suasana nyaman selama anak belajar di rumah, serta memberikan edukasi kepada keluarga.

dr Erlina Burhan

"Saya yakin ibu-ibu yang full time di rumah bisa mendampingi anak-anaknya belajar di rumah, dan menciptakan suasana nyaman. Kemudian memberikan edukasi kepada keluarga mengapa harus cuci tangan, menggunakan masker, jaga jarak, dan yang terpenting juga menyediakan makanan bergizi dan seimbang di rumah," jelas dr Erlina.

Selanjutnya, tidak hanya untuk keluarga, dr Erlina mengatakan perempuan juga mempunyai peran di masyarakat. Misalnya terhadap tetangga di lingkungan tempat tinggal yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Kemudian, perempuan juga mempunyai peran di masyarakat. Anggota masyarakat atau individu yang melakukan isolasi diri di rumah itu betul-betul kita ikut memberikan semangat, memotivasi mereka," ungkapnya.

dr Erlina Burhan

Hal ini menurut dr Erlina agar stigma terhadap pasien COVID-19 bisa dihilangkan. Dia mengatakan, pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah justru harus didukung, bukan dikucilkan.

Terakhir, dr Erlina berpesan kepada perempuan Indonesia agar berperan sebagai apapun yang bisa dilakukan. Karena itu, akan sangat berarti bagi Indonesia dalam menghadapi pandemi COVID-19.

"Tidak masalah peran itu kecil atau besar, semuanya berarti untuk Bangsa kita ini bersama-sama menghadapi COVID-19. Saya ucapkan selamat kepada para perempuan Indonesia, Anda semua adalah pahlawan di keluarga dan tempat masing-masing. Terima kasih, jaga kesehatan, hindari dan hilangkan stigma, perempuan Indonesia hebat," pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini