Apresiasi Tenaga Kesehatan Perempuan di Hari Kartini, Berperan Ganda saat Pandemi Corona

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Selasa 21 April 2020 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 21 196 2202672 apresiasi-tenaga-kesehatan-perempuan-di-hari-kartini-berperan-ganda-saat-pandemi-corona-T7Joau4U5b.jpg dr Erlina Burhan (Foto : BNPB Indonesia/Youtube)

Perempuan Indonesia bisa memiliki peran yang begitu berarti bagi Indonesia dalam menghadapi pandemi COVID-19. Selain menjadi, banyak juga perempuan yang berjuang saat ini sebagai tenaga kesehatan dalam penanganan COVID-19.

Dokter Spesialis Paru RS Umum Pusat (RSUP) Persahabatan dr. Erlina Burhan, SpP mengatakan, tenaga kesehatan perempuan memiliki peran yang masing-masing berbeda, tergantung profesinya di rumah sakit. Menurut dr Erlina, perawat hampir 80 persen itu perempuan. Sedangkan dokter antara laki-laki dan perempuan jumlahnya cukup seimbang.

"Saya kira perempuan mempunyai kemampuan sedikit lebih dalam mendekati pasien sehingga bisa dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada pasien maupun keluarga," ujarnya di Graha BNPB Jakarta, Selasa (21/4/2020).

dr Erlina Burhan

Saat ini, menurut dr Erlina, perempuan di layanan kesehatan telah memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai perannya masing-masing, terutama pada era pandemi COVID-19 ini. Karenanya, dr Erlina mengapresiasi tenaga kesehatan perempuan yang menjalankan peran ganda.

"Saya juga sangat yakin dan mengapreasi kepada teman-teman tenaga kesehatan yang juga melakukan peran ganda. Jadi, menyelaraskan perannya antara tenaga kesehatan di rumah sakit dan sebagai ibu di rumah, dan anggota masyarakat," ungkapnya.

Selain di rumah sakit, dr Erlina mengatakan tenaga kesehatan perempuan juga harus berperan mengedukasi masyarakat di lingkungannya tentang pandemi COVID-19. Edukasi bisa melalui WhatsApp, grup arisan, dan juga RT/RW.

"Tenaga kesehatan bisa mengedukasi lingkungan sekitarnya agar stigma terhadap pasien COVID-19 bisa diminimalisir atau kalau bisa dihilangkan. Justru pasien COVID-19 harus disupport, tenaga kesehatan juga dalam bekerja harus disupport," jelasnya.

Namun, tak lupa dr Erlina juga menyampaikan pesan khusus untuk perempuan-perempuan tenaga kesehatan. Dia berpesan kepada tenaga kesehatan perempuan untuk tetap menjaga kesehatan dan stamina.

"Karena bukan COVID-19 saja yang kita hadapi, kita juga punya keluarga di rumah dan pasien-pasien yang lain, bukan hanya pasien COVID-19 saja. Kita juga menjadi tenaga kesehatan tidak saja sekarang, tetapi juga di masa yang akan datang," pesannya.

Jadi, saya ucapkan selamat kepada para perempuan Indonesia, Anda semua adalah pahlawan di keluarga, dan pahlawan di tempat masing-masing dengan peran yang bisa diambil. Terima kasih, jaga kesehatan, hindari stigma, hilangkan stigma, perempuan Indonesia hebat," pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini