Tak Lagi Jadi Anggota Kerajaan, Berapa Donasi Corona Harry-Meghan?

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis · Selasa 21 April 2020 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 21 612 2202518 tak-lagi-jadi-anggota-kerajaan-berapa-donasi-corona-harry-meghan-GICjfltj4f.jpg Harry dan Meghan Markle. (Foto: Instagram)

TIDAK hanya artis Hollywood saja yang berkontribusi memberikan donasi untuk mengatasi pandemi virus corona, Harry dan Meghan Markle ikut menjadi sukarelawan. Mereka mendonasikan makanan kepada banyak orang yang terdampak corona COVID-19.

Kontribusi Pangeran Harry dan Meghan berasal dari hasil dari keuntungan siaran pernikahan mereka pada 2018. Dilansir dari laman Channel News Asia, pasangan ini memberi bantuan sebesar Rp1,7 miliar untuk memberi bantuan pangan, kepada keluarga yang terdampak pandemi melalui Feeding Britain, organisasi di Inggris yang berupaya mengurangi kelaparan di negera itu.

harry

Selain itu, Uskup Agung Canterbury yang meresmikan pernikahan Harry dan Meghan, merupakan presiden dari Feeding Britain. Harry dan Meghan juga menjadi sukarelawan selama dua hari untuk membantu organisasi Los Angeles Project Angel Food. Mereka mengirimkan makanan dan sejumlah barang kepada pasien penyakit kritis yang dibantu oleh organisasi tersebut.

Sementara itu, miliarder Inggris Hugh Grosvenor yang juga dikenal sebagai Duke of Westminster, menyumbang USD12,5 juta atau sekiraRp193 miliar, untuk upaya bantuan virus corona di Inggris. Grosvenor adalah teman dekat Pangeran William dan Kate Middleton yang dinobatkan sebagai salah satu dari tujuh orangtua baptis Pangeran George.

harry

Dari USD12,5 juta yang disumbangkan, sebanyak USD6,2 juta atau sekira Rp95 miliar akan diberikan kepada NHS Charities Together. Jumlah uang tersebut akan dipakai untuk membuat yayasan yang mendukung para pekerja di layanan kesehatan nasional dan keluarga mereka. Kemudian sebanyak USD3,8 juta atau sekira Rp58 miliar akan digunakan untuk penelitian dan pengembangan medis virus corona.

Sisanya sebanyak USD2,5 juta atau sekira Rp38 miliar akan digunakan untuk amal dan organisasi. Tentunya untuk membantu orang-orang yang menghadapi dampak ekonomi dan sosial terbesar dari pandemi virus corona COVID-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini