Tak Cuma Bikin Imunitas Kuat Lawan Corona, Ini Manfaat Lain Berjemur

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 22 April 2020 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 22 481 2202969 tak-cuma-bikin-imunitas-kuat-lawan-corona-ini-manfaat-lain-berjemur-XcH8xZedyh.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MESKI berada di rumah saja, Anda tetap harus produktif dan tentunya sehat. Makanya, saran seperti mengonsumsi makanan bergizi, tidur cukup, kelola stres, dan berolahraga harus dikerjakan.

Selain itu semua, berjemur juga sekarang menjadi rutinitas yang banyak dilakukan masyarakat. Selain tujuannya berkeringat, ada manfaat luar biasa yang bisa Anda dapatkan dari berjemur, loh. Lalu, apa manfaat berjemur tersebut?

Di tengah pandemi corona COVID-19, imunitas tubuh yang kuat tentu menjadi harapan banyak orang. Dengan begitu, virus tak mudah merusak tubuh. Nah, berjemur dipercaya dapat meningkatkan sistem imun.

Paparan sinar matahari pagi dengan jumlah yang ideal, membuat sel darah putih meningkat. Sel darah putih inilah yang berperan besar dalam melawan penyakit dan mempertahankan kesehatan tubuh terhadap segala jenis infeksi.

jemur

Dengan berjemur, vitamin D yang ada di sinar matahari ini akan berfungsi memperkuat sel T yang bertugas sebagai garis depan pertahanan melawan penyakit. Jadi, jangan malas berjemur, ya.

Hal ini pun disarankan Profesor Gerard Ahern, peneliti di Universitas Georgetown di Washington DC. Menurutnya, berjemur terbukti meningkatkan sistem imun tubuh.

"Jadi, ketika tubuh menerima sinar matahari, maka sel T lebih efektif dalam melawan penyakit. Sel T ini yang akan menyembuhkan tubuh dari penyakit yang muncul," katanya, menurut laporan Express. Dapat dikatakan, sinar matahri secara langsung mengaktifkan sel-sel kekelaban tubuh ini. Selain meningkatkan sistem imun tubuh, berjemur juga punya manfaat lain, seperti:

Menyehatkan tulang

Karena sinar matahari mengandung Vitamin D, ini baik untuk kesehatan tulang. Vitamin D berperan penting sebagai komponen yang membantu tubuh agar bisa menyerap maksimal kalsium. Dengan paparan sinar matahari, Anda bisa mengurangi risiko osteoporosis dan menyehatkan tulang yang sudah bermasalah.

Menurunkan tekanan darah

Studi dari University of Edinburgh menemukan, sinar matahari pagi yang menyentuh kulit langsung dapat membuat tekanan darah menurun. Hal ini terjadi karena nitric oxide yang ada di sinar matahari dilepas langsung ke pembuluh darah.

Selain itu, Richard Weller, ahli dermatologi, menjelaskan, paparan sinar matahari tak hanya menyehatkan tubuh, tapi juga memperpanjang hidup. Hal ini berkesinambungan dengan tekanan darah terkontrol, imunitas tubuh yang kuat, pun risiko stroke dan serangan jantung menjadi minim.

Meringankan depresi ringan

Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan kondisi yang disebut gangguan afektif musiman (SAD). SAD adalah bentuk dari depresi yang umum di bulan-bulan musim dingin. Hal serupa juga terjadi pada orang yang bekerja berjam-jam di gedung perkantoran dan jarang keluar untuk berjemur.

Nah, paparan sinar matahari pagi yang pas dapat meningkatkan kadar antidepresan alami di otak loh! Yang sebenarnya dapat membantu meringankan depresi ringan dan bentuk-bentuk lain dari depresi ringan. Sebab otak memproduksi lebih banyak serotonin, hormon yang berhubungan dengan suasana serta perasaan hati yang baik.

Meningkatkan kualitas tidur

Saat sinar matahari mengenai mata kita, sebuah pesan dikirim ke kelenjar pineal di otak dan produksi melatonin (hormon yang membuat kita mengantuk dan membantu tidur) ditutup sampai saat matahari terbenam lagi. Maka tubuh kita mendapat sinyal jelas bahwa ini bukan lagi malam hari, sehingga ini membantu mempertahankan ritme sirkadian yang normal.

Ketika gelap di luar, tubuh mendapatkan sinyal lagi dan kita jadi merasa lelah dan mengantuk pada waktu tidur. Rendahnya tingkat produksi melatonin pada malam hari karena kelebihan produksi di siang hari terkait dengan kualitas tidur yang buruk loh! Terutama pada orang dewasa, ingat ya!

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini