Share

Akibat Corona COVID-19, Hari Bumi Ke-50 Diperingati Virtual

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 22 April 2020 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 22 612 2203275 akibat-corona-covid-19-hari-bumi-ke-50-diperingati-virtual-lryjnu9arI.jpg Ilustrasi. (Parentology)

PADA Rabu (22/4/2020) jadi momentum perayaan Earth Day atau Hari Bumi yang ke-50. Namun perayaan tahun ini akan jauh berbeda dari perayaan tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya Hari Bumi dirayakan oleh jutaan orang yang memenuhi tempat-tempat umum seperti taman kota, stadion, universitas dan plaza di seluruh dunia. Namun momentum perayaan Hari Bumi jadi sangat berbeda tahun ini.

Mengingat sekarang sedang terjadi pandemi virus corona COVID-19 di seluruh dunia. Sehingga semua orang harus melakukan praktik menjaga jarak secara fisik.

hari bumi

Meski begitu, peringatan Hari Bumi yang biasanya dirayakan dengan perayaan di seluruh dunia, seperti dikatakan Presiden Earth Day Network, Kathleen Rogers, perayaan Hari Bumi yang ke-50 tetap diadakan. Namun tahun ini dihelat secara virtual alias online.

“Di tengah pandemi ini, kami mendorong semua orang untuk tetap memperingati Hari Bumi namun perayaan tetap dilakukan dengan aman dan bertanggung jawab. Contohnya dengan vokal menyuarakan aksi-aksi menyelamatkan bumi dengan cara online, daripada bertemu secara langsung,” bunyi pernyataan Kathleen Rogers, seperti dilapor Usatoday, Rabu (22/4/2020).

Banyak cara yang tersedia untuk semua orang yang ingin berpatisipasi dalam perayaan virtual Hari Bumi, mulai dari menyuarakan protes secara virtual di linimasa, membuat poster dan mengunggahnya di media sosial dengan menyertakan tagar #EarthDayNetwork, hadir di gelaran persentasi online yang dihelat oleh banyak universitas dan tokoh-tokoh terkemuka dunia, hingga bermain games.

Meski banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk memperingati momentum Hari Bumi ke-50, Kathleen menuturkan ia tetap menantikan hari di mana semua orang bisa pergi ke luar rumah, menjadi relawan melakukan berbagai kegiatan sosial.

“Kami sangat senang kami punya sederet aktivitas online yang bermanfaat. Tapi kami menantikan bisa pergi beraktivitas ke luar rumah, jadi relawan, menanam pohon dan tanaman, membersihkan lingkungan, menandatangani petisi, mengajak orang-orang untuk voting,” tambah Kathleen.

Untuk aktivitas online, merayakan Hari Bumi 2020, Earth Day Network telah membuat aplikasi di ponsel pintar, Earth Challenge 2020 berkolaborasi dengan U.S. Department of State's Eco-Capitals Forum dan Wilson Center di Washington untuk masyarakat yang ingin berpartisipasi.

Cukup dengan satu klik, para pengguna aplikasi tersebut bisa mengunggah foto dan memberikan sinyal peringatan ke pemerintah daerah setempat tentang polusi polusi plastik yang ada di lingkungan komunitas mereka. Data ini akan memungkinkan para peneliti untuk mengidentifikasi area di dunia yang paling terkena dampak.

Earth Day Network juga disebutkan memiliki basis data online yang dapat digunakan masyarakat untuk mencari acara-acara yang digelar secara daring di seluruh dunia. Contohnya di Facebook Live, pemilik bisnis di Arizona akan membahas bagaimana mereka mengatasi perubahan iklim, sesuai dengan tema tahun ini untuk Hari Bumi.

Ada lagi penyelenggara acara di Boston, Michael Kozuch yang menjadi tuan rumah acara di Facebook Live selama akhir pekan bersama politisi lokal, organisasi nirlaba hingga musisi.

Dalam acara tersebut, para partisipan bisa menikmati musik yang dimainkan oleh para musisi, belajar secara virtual cara menanam pohon hingga memasak membuat makanan nabati (plant-based meals) yang didemontrasikan langsung. Tujuannya, agar menciptakan ketenangan dan kenyamanan kepada masyarakat di tengah situasi pandemi virus corona ini.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini